Lewat Platform Digital, Dokter Boyke Bicara Edukasi Seks - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Demi Edukasi Seks

Dokter Boyke Dian Nugraha menjadi pemeran utama dalam serial komedi situasi bertema edukasi seks berjudul World of Dr. Boyke. Ia makin kesulitan memberikan edukasi seks kepada khalayak sejak berlakunya Undang-Undang Pornografi.

i dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS saat ditemui di Klinik Pasutri di Jakarta, Rabu 04 November 2020. TEMPO/STR/Nurdiansah
dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS saat ditemui di Klinik Pasutri di Jakarta, Rabu 04 November 2020. TEMPO/STR/Nurdiansah

KETIKA ruang gerak di media konvensional menyempit, dokter Boyke Dian Nugraha merambah platform digital untuk memberikan pendidikan seks. Bersama sutradara muda Candra Aditya, dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang juga seorang seksolog ini membuat serial komedi situasi bertema edukasi seks berjudul World of Dr. Boyke.

Serial yang terdiri atas sepuluh episode ini ditayangkan di layanan streaming Vidio tiap Ahad mulai 11 Oktober lalu. “Kalau cuma di teve nanti susah ditayangkan pagi. Ngomong sperma enggak boleh, bisa kena tegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), he-he-he…,” kata Boyke, 63 tahun, saat ditemui di Klinik Pasutri, Jakarta, Rabu, 4 November lalu.

World of Dr. Boyke mengisahkan suka-duka dokter Boyke dan dua karyawannya, Linda, perawat yang diperankan Anya Geraldine, dan Thomas, yang dimainkan komika Yusril Fahriza, dalam menghadapi pasien dengan problem masing-masing. Dalam episode Lemas Tanda Tak Mampu, misalnya, Boyke mengupas gejala impotensi.


Boyke mengaku makin kesulitan memberikan edukasi seks kepada khalayak sejak Undang-Undang Pornografi berlaku. Ketatnya pengawasan KPI juga membuat acara diskusi tentang pendidikan seks di televisi hanya bisa ditayangkan di atas pukul 22.00. “Tapi, kan, para milenial juga sudah tidur, sudah capek,” ucapnya. Adapun edukasi seks lewat seminar hanya bisa diikuti kalangan terbatas.

W251bGwsIjIwMjAtMTEtMzAgMDk6MDc6MDkiXQ

Menurut dia, minimnya edukasi seks di kalangan remaja punya andil mendongkrak angka perkawinan anak, aborsi, seks bebas, hingga kanker rahim. Ia mendapati makin banyak perempuan yang menggugurkan kandungan karena hamil di luar nikah. “Kalau ditanyai kenapa sampai begitu, mereka bilang tidak tahu ada kondom. Hal-hal seperti inilah yang membuat saya sedih,” tutur Boyke.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-11-30 09:07:09

Kondom RUU Pornografi Kehamilan

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB