Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Keranjingan Budaya Korea

Atlet taekwondo Mutiara Habiba menggandrungi budaya Korea. Saking cintanya pada budaya Negeri Ginseng itu, setiap tahun ia meluangkan waktu melawat ke negara itu.

i Mutiara Habiba. Dokumentasi Pribadi
Mutiara Habiba. Dokumentasi Pribadi

MUTIARA Habiba, 24 tahun, tak hanya menggandrungi taekwondo, tapi juga budaya Korea Selatan, negeri asal olahraga bela diri itu. Begitu gemarnya pada budaya Korea, setiap tahun ia meluangkan waktu melawat ke Korea Selatan sejak pertama kali berkunjung ke negara itu pada 2015. “Waktu itu bareng tim nasional untuk pemusatan latihan taekwondo,” kata taekwondoin nasional tersebut, Senin, 26 Oktober lalu.

Melalui pemusatan latihan tersebut, Habiba melihat langsung keuletan masyarakat Korea Selatan dalam menggeluti profesi mereka. Ia menyaksikan totalitas para atlet taekwondo negara itu dalam berlatih. “Mereka, kalau sudah jago di situ, dibuat jago bener-bener, enggak pernah setengah-setengah,” ujar peraih medali perunggu SEA Games 2017 Kuala Lumpur tersebut.

Habiba menjadi keranjingan pada budaya Negeri Ginseng melalui film dan drama Korea, juga K-pop. Ia antara lain mengidolakan penyanyi, rapper, penulis lagu, dan produser rekaman G-Dragon (Kwon Ji-yong), yang merupakan personel boy band Big Bang. Mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Semarang itu pun selalu merekomendasikan film favoritnya, More than Blue (2009), yang dibintangi Kwon Sang-woo dan Lee Bo-young, sebagai tontonan wajib bagi teman-temannya. “Film itu bisa bikin aku nangis berkali-kali,” tuturnya.


Karena tidak bisa mengunjungi Korea Selatan akibat pandemi Covid-19, Habiba mengobati rasa rindunya dengan berburu masakan Korea kesukaannya, di antaranya ayam goreng dicampur lobak chikin-mu.

161880241217


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=161880241217


Taekwondo K-Pop

Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.