Opini 3/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Suara Lantang Perempuan Adat

Perempuan masyarakat adat melawan pengusaha dan penguasa yang merusak ruang hidupnya. Undang-undang harus melindungi hak kolektif mereka.

i Suara Lantang Perempuan Adat
Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara melakukan aksi damai di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, 24 Januari 2016. [Dok.TEMPO/STR/Eko Siswono Toyudho]
  • Perempuan adat tampil di garda terdepan dalam konflik lahan melawan pengusaha dan penguasa. .
  • Wilayah adat berupa permukiman, kebun, padang penggembalaan ternak, serta tempat adat dan lingkungan alam merupakan wilayah kelola perempuan adat.
  • Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat harus memuat pengaturan mengenai pengakuan, perlindungan, dan penghormatan hak kolektif perempuan adat. .

PERJUANGAN lima perempuan masyarakat adat ini membuktikan bahwa mereka tak bisa dikerangkeng dalam area sesempit dapur, sumur, dan kebun. Mereka justru menjadi garda terdepan dalam melawan perusakan wilayah adat atas nama pembangunan sekalipun.

Di Kampung Ampera, Boven Digoel, Papua, misalnya, Rikaarda Maa menyerukan penolakan atas perusahaan yang hendak memperluas kebun sawitnya hingga ke hutan adat suku Auwyu. Di Kampung Subur,

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Ekonomi Indonesia investasi Papua NTT Masyarakat Adat

Opini 3/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.