Opini 3/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Amburadul Menangani Kasus Pemerkosaan

Polisi mengabaikan perspektif korban dalam penanganan perkara dugaan pemerkosaan di Luwu Timur. Sulit menjerat pelakunya.

i Amburadul Menangani Kasus Pemerkosaan
Bagaimana Seharusnya Polisi Menangani Kasus Pemerkosaan
  • Pengusutan kasus pemerkosaan tiga anak di Luwu Timur bermasalah. .
  • Polisi membeberkan identitas pelapor dan korban pemerkosaan di media sosial.
  • RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mendesak disahkan. .

KEJADIAN di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menjadi gambaran betapa buruknya metode polisi dan petugas dinas sosial dalam menangani korban pemerkosaan. Lantaran metode investigasi yang serampangan, korban menderita berkali-kali. Setelah mengalami trauma lahir-batin akibat diperkosa, korban malah terpojok karena seolah-olah membuat laporan palsu.

Kisah pilu ini berawal pada 2019, saat seorang ibu melaporkan pemerkosaan yang dialami tiga anaknya ke

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Pemerkosaan kekerasan seksual Kinerja Polisi Polisi

Opini 3/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.