Klub Melarat di Lumbung Uang - Olahraga - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Olahraga 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Klub Melarat di Lumbung Uang

Meski nyaris bangkrut, Monaco sukses melaju ke semifinal Liga Champions. Siapa investor yang tertarik?

i

Roman Abramovich, sang miliuner yang menjadi bos klub Chelsea, sebaiknya menyiapkan buku cek saat mendampingi anak buahnya bertandang ke Monaco, Selasa pekan ini. Siapa tahu, seusai pertandingan semifinal Liga Champions, dia mendapat tawaran harga obral untuk membeli klub nomor satu Liga Prancis itu. Sebab, tim merah-putih ini sudah siap dilego dengan "harga berapa pun".

Kasihan memang. Monaco, yang baru saja mengandaskan klub kaya Real Madrid di babak perempat final Liga Champions Eropa, nyaris bangkrut. Padahal mereka sebenarnya berada di lumbung uang. Bagi para miliuner Eropa yang rajin berpesta di atas kapal pesiar dan apartemen mewah atau berjudi di kasino-kasino di Monaco, duit itu soal kecil. Namun belum ada satu miliuner pun sudi membuka peti-peti depositnya untuk menyelamatkan Monaco. Mereka masih lihat-lihat.

Akhir musim kompetisi lalu, DNCG (lembaga pengawas keuangan klub di Liga Prancis) hampir menjungkalkan Monaco ke divisi dua. Itu bukan karena prestasinya jeblok, melainkan lantaran klub asal kota judi ini "menabung" utang lebih dari Rp 550 miliar. Beruntung, pemimpin klub ini, Pangeran Albert dari Kerajaan Monako, bisa memperpanjang napas Monaco setelah menyetor uang jaminan senilai Rp 257 miliar. Namun Monaco tetap kena sanksi: dilarang membeli pemain dan harus menjual pemain-pemain topnya. Bahkan pelatih Didier Deschamps, yang kontraknya baru habis akhir 2005, dipaksa masuk bursa transfer.


Sebagian besar pengamat sepak bola Eropa menyayangkan jika Monaco sampai gulung tikar. Klub yang berusia 80 tahun ini bukanlah tim ayam sayur. Mereka tujuh kali menjadi jawara di Prancis dan belasan kali menjadi runner-up. Mereka juga menjadi finalis Piala Winner Eropa pada 1992. Sejumlah pemain top pernah diusung ke kandang mereka, Stade Louis II: Thierry Henry, David Trezeguet, George Weah, dan Juergen Klinsmann.

W251bGwsIjIwMjAtMTEtMjUgMTE6NTU6MDkiXQ

Sayangnya, penduduk Monaco bukanlah penggila bola. Dalam setiap pertandingan, stadion berkapasitas 18.500 tempat duduk itu rata-rata hanya terisi sepertiganya. Sedangkan belanja dan gaji pemain terus membengkak. Wajar jika akhirnya mereka kedodoran digerogoti utang yang menggelayut karena tak seimbangnya pengeluaran dan pemasukan.

Karena dinilai salah urus, Jean-Louis Campora, presiden klub ini yang sudah mengabdi selama 28 tahun, diusir tahun lalu. Pangeran Albert kemudian mengundang investor baru dan membentuk perusahaan Monaco Football Investissement. Manajemen baru itu memang berhasil menghentikan perdarahan keuangan klub. "Tapi tetap mustahil menghapus utang Rp 550 miliar dalam setahun," kata Pierre Joseph Gadeau, juru bicara klub ini.

Monaco jelas masih membutuhkan infus segar. Setelah klub ini mengandaskan Real Madrid, Pangeran Albert sesumbar telah menemukan investor baru. Namun sang investor masih menunggu hasil akhir kiprah Monaco di kompetisi Eropa, yang mungkin berpengaruh pada keuangan klub. Hingga babak semifinal Liga Champions saat ini, mereka telah mengantongi sekitar Rp 100 miliar. Belum lagi jika gelar juara dapat mereka rebut. Hadiah Rp 68 miliar bisa mereka angkut pulang. Tapi bola masih bundar, Bung!

Dari isu yang berkembang, investor baru itu adalah Ken Bates, bekas pemilik Chelsea, yang tahun lalu menjual sebagian besar sahamnya kepada Abramovich. Meski isu ini belum mendapat kepastian dari Bates, pers Eropa menanti persaingan kedua miliuner itu berebut Monaco. Pertarungan itu dipastikan tak kalah seru dengan semifinal Liga Champions antara Chelsea dan Monaco, Selasa pekan ini.

Agung Rulianto

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-11-25 11:55:10


Olahraga 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB