Persija Cari Sisa - Olahraga - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Olahraga 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Persija Cari Sisa

Pertandingan 5 besar: Jayakarta, Angkasa, Indonesia Muda, Maluku dan Setia. Diselenggarakan Persija. Hampir seluruh pemain inti dicarter PSSI pra piala dunia. Juara dipegang Jayakarta.

i
PERSIJA di bawah Urip Widodo nampaknya berusaha keras merintis kebiasaan baru. Meskipun hampir seluruh pemain intinya dicarter PSSI untuk persiapan turnamen Pra Piala Dunia, pertandingan "5 besar" - Jayakarta, Angkasa, Indonesia Muda, Maluku dan Setia - harus dinilai sebagai usaha mencari sisa pemain yang yahut. Selain itu Persija memang sedari dulu sudah harus mengurangi ketergantungannya pada kalender PSSI, yang tak kunjung menentu. Tanpa melakukan kegiatan betapapun kecilnya kegiatan itu -- rasanya para pemain anggota klub maupun para penggemar di Menteng bisa membeku: makin memuncaki kegiatan di Senayan justru makin mengendorkan aktivitas sepakbola Persija. Munculnya Jayakarta sebagai juara turnamen "5 besar" itu tak mengherankan. Tana Anjasmara, Sofyan Hadi Andi Lala, Iswadi dan Sudarno, kemenangan anak buah utasoit itu harus diartikan sebagai jeweran bagi rekannya klub lain. Bahwasanya pembibitan dan latihan teratur tak boleh terputus hanya karena absennya pemain inti. Dari urutan kedudukan hasil setengah kompetisi itu (Jayakarta, Angkasa, IM, Maluku dan Setia), Angkasa tercatat sebagai team yang dapat mengimbangi Jayakarta. bahkan mengalahkan 1-0. Team asuhan Suparyo ternyata berhasil mengatasi kondisi fisik lawan dengan taktik yang jitu. Yakni menarik lawan ke daerah pertahanan lalu melancarkan serangan tiba-tiba. Satu cara menghemat stamina bila berhadapan dengan lawan yang teknik dan fisik lebih kuat. Sementara itu IM di tempat ke 3 nampaknya sulit mempertahankan bentuk terbaiknya tanpa Junaedi Abdillah. Suaib Wahyu Hidayat dan Sugianto. Kekalahannya 1-3 dari Jayakarta (turun minim 1-1 ) menandakan kesebelasan ini kurang stamina. Selang Setia, juru kunci, nampaknya harus menambah "darah baru". Seyogyanya kedudukannya digantikan Hercules dalam "5 besar" ini. Bukankah harapan penonton dapat pula menyaksikan kesebelasan yang memang akan berpotensi? Bukan sekedar main legalistis.
2020-06-01 09:55:13


Olahraga 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.