Seberapa Banyak Hughes Dapat ? ... - Nasional - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Nasional 4/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

Seberapa Banyak Hughes Dapat ? ...

Nilai kontrak pembiayaan proyek palapa $ 161,8 juta. Hughes Aircraft menerima $ 71,1 juta. Adalah janggal bahwa Hughes Aircraft mengeluarkan uang sogok $ 40 juta kepada pejabat Indonesia.

i
BAHWA beberapa bagian pokok dari berita New York Times agak membingungkan dapat dilihat dari angka-angka pembiayaan Satelit Domestik Palapa. Angka-angka ini diperoleh TEMPO dari sebuah sumber independen yang layak dipercaya pekan lalu.  Biaya (nilai kontrak) Satelit Domestik Palapa adalah $ 161,8 juta. Angka inilah yang agaknya dalam The New York Times dibulatkan menjadi "lebih dari 160 juta dollar". Termasuk di dalamnya biaya pembuatan satelit itu sendiri, biaya supervisi, biaya peluncuran dan biaya pembangunan 40 stasiun bumi.  Biaya itu bukanlah biaya terbesar dalam proyek telekomunikasi untuk tahun 1975-1978 ini. Biaya terbesar adalah untuk telepon dan kabel, yakni sebesar $ 623,5 juta. Biaya lain adalah untuk sistim telex, $ 54,4 juta.  Dari biaya yang untuk Satelit Domestik Palapa, yakni yang $ 161,8 juta, adalah $ 71,1 juta yang jadi rejeki Hughes Aircraft Company. Yakni buat "benda antariksa"nya $ 23,960.000 dan untuk stasiun buminya $ 47,150. 000.  Penerima rejeki lain, para supplier atau konsultan di luar Hughes, adalah NASA (nilai kontrak: $ 26 juta lebih) Teleconsult ($ 165 ribu lebih dan kemudian juga $ 1,6 juta lebih) Philco ($ 29,5 juta lebih) Federal Electric ($ 29,2 juta lebih). Sebuah perusahaan Indonesia juga dapat, yakni Asuransi Jasa Indonesia. Nilai kontraknya $ 3,8 juta lebih. Melihat angka-angka itu, mungkinkah Hughes Aircraft mengeluarkan uang sogok sebesar $ 40 juta, sementara ia sendiri cuma dapat $ 71,1 juta" The New York Times menulis bahwa "si penerima suap" yang disebut oleh Dr. Thomas P. Cheatham Jr. memperoleh komisi 20% atau lebih dari Hughes Aircraft. Si pejabat Indonesia dikatakan minta $ 40 juta dari General Telephone, perusahaan AS yang menolak jumlah komisi itu. Tapi memang tidak dikatakan si pejabat Indonesia menerima dari Hughes kornisi sebesar $ 40 juta, sehingga Hughes - saingan General Telephone - berhasil ditunjuk jadi kontraktor.
2020-08-11 13:54:36


Nasional 4/6

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 4 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.