Setiap pekan, Laporan Utama Majalah Tempo mengangkat berbagai topik terkini dengan mendalam dan investigatif.
Jadilah pelanggan kami untuk mendapat akses pada konten bermutu. Untuk Publik, untuk Republik.

Laporan Utama 2/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Foto Kelingking Pembawa Bencana

Kasus kekerasan seksual di dunia maya yang menimpa anak-anak marak terjadi di Korea Selatan, Filipina, dan Hong Kong. Hukuman bagi para pelaku dianggap belum maksimal.

i Cho Joo-bin (tengah), diduga sebagai pemimpin jaringan pemerasan seksual online Korea Selatan, saat akan dipindahkan ke kantor kejaksaan di Seoul, 25 Maret 2020./REUTERS/Kim Hong-Ji
Cho Joo-bin (tengah) yang diduga sebagai pemimpin jaringan pemerasan seksual Korea Selatan, saat akan dibawa ke kantor kejaksaan di Seoul, 25 Maret 2020. Reuters/Kim Hong-Ji
  • Anak-anak di Asia rentan menjadi korban kekerasan seksual online. .
  • Di Filipina, orang tua korban bahkan menjadi pelaku eksploitasi seksual di dunia maya.
  • Motif utama kekerasan seksual online umumnya demi meraup uang. .

SEBAIT pesan masuk ke akun Twitter Hana—bukan nama sebenarnya—pada 2018. Pengirim pesan menggunakan nama Baksa, yang berarti dokter dalam bahasa Korea. Hana tak mengenalnya. Remaja perempuan ini tinggal di Distrik Guro, Seoul, Korea Selatan. Kini Hana berstatus pelajar kelas X, setara dengan kelas I sekolah menengah atas.

Baksa menawari Hana ikut program acara kencan berbayar dengan upah 5 juta won, atau setara dengan Rp 64 juta dala

...

Reporter Linda Trianita - profile - https://majalah.tempo.co/profile/linda-trianita?linda-trianita=163257296054


Pelecehan Seksual Pemerasan seksual di internet (Online sextortion) kekerasan seksual Perdagangan Anak

Laporan Utama 2/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.