Setiap pekan, Laporan Utama Majalah Tempo mengangkat berbagai topik terkini dengan mendalam dan investigatif.
Jadilah pelanggan kami untuk mendapat akses pada konten bermutu. Untuk Publik, untuk Republik.

Laporan Utama 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pesan Fikih Bekas Aktivis

Sikap Saldi Isra yang menolak uji formil Undang-Undang KPK menuai kecaman. Di balik penolakan Mahkamah Konstitusi, diduga ada barter.

i Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dalam sidang gugatan uji formil terhadap Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021./TEMPO/Muhammad Hidayat
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dalam sidang gugatan uji formil terhadap Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021./TEMPO/Muhammad Hidayat
  • Sejumlah aktivis mengkritik Saldi Isra yang menolak uji materi Undang-Undang KPK. .
  • Saldi Isra dituding bermanuver politik untuk menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi.
  • Rapat hakim Mahkamah Konstitusi disebut memanas dan berjalan alot. .

PESAN berisi kekecewaan dikirimkan Zainal Arifin Mochtar melalui WhatsApp kepada hakim Mahkamah Konstitusi, Saldi Isra, pada Selasa, 4 Mei lalu. Beberapa jam sebelumnya, Mahkamah Konstitusi membacakan putusan gugatan formil Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Majelis hakim yang beranggotakan Saldi menolak gugatan itu. Zainal merasa dongkol karena Saldi berada di barisan hakim yang menolak formil Undang-Undang K

...

Reporter Hussein Abri Dongoran - profile - https://majalah.tempo.co/profile/hussein-abri-dongoran?hussein-abri-dongoran=162366415822


Undang-Undang KPK Mahkamah Konstitusi Saldi Isra

Laporan Utama 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.