Setiap pekan, Laporan Utama Majalah Tempo mengangkat berbagai topik terkini dengan mendalam dan investigatif.
Jadilah pelanggan kami untuk mendapat akses pada konten bermutu. Untuk Publik, untuk Republik.

Laporan Utama 1/3

Selanjutnya
text

Main Obral Doktor Humoris

Sejumlah kampus mengobral gelar doktor kehormatan kepada para politikus dan pejabat. Seleksi pemberian gelar tersebut dinilai tak transparan. Diduga ada motif politik di balik penganugerahan titel itu. Sejumlah pejabat juga gencar berburu gelar profesor tidak tetap ke kampus-kampus.

i Nurdin Halid (kanan) saat menerima gelar Honoris Clausa dari Rektor UNNES  Fathur Rokhman, di Semarang, Jawa Tengah, 11 Februari 2021. unnes.ac.id
Nurdin Halid (kanan) saat menerima gelar Honoris Clausa dari Rektor UNNES Fathur Rokhman, di Semarang, Jawa Tengah, 11 Februari 2021. unnes.ac.id
  • Pemberian gelar doctor honoris causa untuk Nurdin Halid dipenuhi kejanggalan. .
  • Gelar doctor honoris causa untuk Menteri Desa diduga terkait dengan rekomendasi calon Bupati Gunungkidul, Yogyakarta.
  • Mantan Kepala Kepolisian RI, Tito Karnavian, melobi supaya dijadikan profesor tidak tetap. .

PULUHAN karangan bunga untuk bekas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Nurdin Halid, berjejer di teras auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Kamis, 11 Februari lalu. Siang itu, Nurdin dikukuhkan sebagai doktor kehormatan (doctor honoris causa) di bidang industri olahraga. Di antara buket itu, Airlangga Hartarto tampak mengirimkan dua karangan bunga, atas nama Menteri Koordinator Perekonomian dan Ketua Umum Part

...

Reporter Raymundus Rikang - profile - https://majalah.tempo.co/profile/raymundus-rikang?raymundus-rikang=163254251078


Doktor Honoris Causa Universitas Negeri Semarang Tito Karnavian Mahkamah Agung Guru Besar Universitas Gadjah Mada | UGM Universitas Diponegoro | Undip Universitas Negeri Yogyakarta

Laporan Utama 1/3

Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.