Profile Raymundus Rikang

Raymundus Rikang

Menjadi jurnalis Tempo sejak April 2014 dan kini sebagai redaktur di Desk Nasional majalah Tempo. Bagian dari tim penulis artikel “Hanya Api Semata Api” yang meraih penghargaan Adinegoro 2020. Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta bidang kajian media dan jurnalisme. Mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP) "Edward R. Murrow Program for Journalists" dari US Department of State pada 2018 di Amerika Serikat untuk belajar soal demokrasi dan kebebasan informasi.




  • Surat Sputnik setelah Lobi
    Laporan Utama

    Surat Sputnik setelah Lobi

    Pengusaha mendekati pemerintah agar bisa mengadakan vaksinasi mandiri. Keberatan menggratiskan untuk karyawan.

  • Main Obral Doktor Humoris
    Laporan Utama

    Main Obral Doktor Humoris

    Sejumlah kampus mengobral gelar doktor kehormatan kepada para politikus dan pejabat. Seleksi pemberian gelar tersebut dinilai tak transparan. Diduga ada motif politik di balik penganugerahan titel itu. Sejumlah pejabat juga gencar berburu gelar profesor tidak tetap ke kampus-kampus.

  • Meterai Kesetiaan Partai Cikeas
    Nasional

    Meterai Kesetiaan Partai Cikeas

    Pengurus daerah Partai Demokrat berbondong-bondong meneken surat pernyataan loyalitas kepada Agus Yudhoyono. Ada kubu yang tak puas terhadap kepemimpinan Agus.

  • Mobil Rektor untuk Pak Menteri
    Laporan Utama

    Mobil Rektor untuk Pak Menteri

    Sejumlah rektor tetap berkuasa meski dinyatakan melakukan plagiarisme. Didukung oleh pejabat Kementerian Pendidikan.

  • Aduan Mengepung Imam Bonjol
    Nasional

    Aduan Mengepung Imam Bonjol

    Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu memecat Arief Budiman dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Buntut dari sejumlah perselisihan yang terjadi sebelumnya.

  • Buru-buru Vaksin Baru
    Laporan Utama

    Buru-buru Vaksin Baru

    Pemerintah mencoba mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal dengan alasan beban ekonomi tinggi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia tak menunda penerbitan fatwa halal. Namun vaksinasi massal terhambat oleh persoalan teknis dan ketiadaan lemari pendingin. Di berbagai daerah, muncul penolakan terhadap vaksinasi.

  • Di Antara Ranjang dan Maut
    Nasional

    Di Antara Ranjang dan Maut

    Pasien Covid-19 kelimpungan mencari kamar isolasi. Tingkat keterisian ranjang isolasi di Ibu Kota mencapai 87 persen.

  • Kelimpungan Mencolok Hidung
    Nasional

    Kelimpungan Mencolok Hidung

    Masyarakat di sejumlah daerah berjibaku mendapatkan pelayanan tes usap. Dampak penghematan tes yang diterapkan pemerintah.

  • Land Cruiser Hitam di Kilometer 50
    Laporan Utama

    Land Cruiser Hitam di Kilometer 50

    Enam anggota Front Pembela Islam tewas dengan luka tembak semuanya di dada sebelah kiri. Sebelum tewas, mereka diduga terlibat baku tembak dengan polisi yang mengintai sejak dari rumah Rizieq Syihab di Sentul, Bogor. Menurut sejumlah saksi dan penyelidikan di lokasi kejadian, korban masih hidup ketika diringkus.

  • Tangis Mentor di Hambalang
    Laporan Utama

    Tangis Mentor di Hambalang

    Ketua Umum Partai Gerindra menggelar rapat dinihari setelah Edhy Prabowo ditangkap. Dekat setelah dipecat dari Akademi Militer.

  • Jalur Api Istana-Petamburan
    Laporan Utama

    Jalur Api Istana-Petamburan

    Kepulangan Rizieq Syihab membuat pemerintah kalang-kabut. Presiden Joko Widodo disebut-sebut berang terhadap pembiaran kerumunan yang melibatkan pentolan Front Pembela Islam itu. Ia menegur anak buahnya yang dianggap tidak memberikan data valid dan tak mampu mencegah kerumunan. Tentara Nasional Indonesia meresponsnya dengan menyiagakan pasukan tempur dan menurunkan atribut Rizieq.

  • Aba-aba dari Negeri Orang
    Laporan Utama

    Aba-aba dari Negeri Orang

    Rizieq Syihab ikut cawe-cawe dalam sejumlah peristiwa politik di Tanah Air. Kecewa terhadap Prabowo yang bergabung dengan pemerintah.

  • Kresek Putih Jenderal Napoleon
    Hukum

    Kresek Putih Jenderal Napoleon

    Jatah duit untuk petinggi kepolisian disebut-sebut dalam persidangan kasus red notice status buron Joko Soegiarto Tjandra. Identitasnya masih samar.

     

  • Jejak Tentara di Kandang Babi
    Nasional

    Jejak Tentara di Kandang Babi

    Tiga tim pencari fakta menemukan sejumlah bukti yang menunjukkan keterlibatan tentara dalam terbunuhnya Yeremia Zanambani. Pendeta di Intan Jaya, Papua, itu diduga disiksa oleh prajurit yang dikenalnya. Ada kompromi untuk tak langsung menyebut dugaan keterlibatan tentara.

  • Nasi Bungkus Penolak Komunis
    Nasional

    Nasi Bungkus Penolak Komunis

    Deklarasi KAMI bermunculan di berbagai daerah. Diklaim tak berniat menjatuhkan presiden.

  • Kejar Tayang Aturan Turunan
    Laporan Utama

    Kejar Tayang Aturan Turunan

    Pemerintah mengebut pembuatan peraturan pemerintah setelah omnibus law disahkan. Sebagian draf sudah ada sebelum pengesahan.

  • Operasi Caesar Omnibus
    Laporan Utama

    Operasi Caesar Omnibus

    Berbagai pasal yang menguntungkan pengusaha masuk pada detik-detik akhir pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Partai Golkar menjadi motor berbagai perubahan tersebut. Dinilai cacat formil karena draf final belum ada saat pengesahan.

     

  • Antrean Ambulans di Kemayoran
    Nasional

    Antrean Ambulans di Kemayoran

    Pasien mengeluhkan fasilitas dan pelayanan rumah sakit isolasi Covid-19. Peralatan medis tak memadai dan prosedur isolasi dinilai berbelit.

  • Peti Mati setelah Rekomendasi
    Laporan Utama

    Peti Mati setelah Rekomendasi

    Setidaknya 60 calon kepala daerah positif terpapar corona. Pemerintah dan DPR ngotot meneruskan pilkada.

  • Terbang Dolar Bersama Sukhoi
    Laporan Utama

    Terbang Dolar Bersama Sukhoi

    Bocoran ribuan dokumen finansial rahasia mengungkap transaksi mencurigakan yang melibatkan pejabat, pengusaha, pelanggar hukum, dan otoritas perbankan di seluruh penjuru dunia.

    Sejumlah nama pengusaha Indonesia muncul dalam dokumen #FinCENFiles—sebutan untuk bocoran data yang merujuk pada nama Financial Crimes Enforcement Network, lembaga intelijen keuangan Amerika Serikat. Salah satunya soal dugaan transfer janggal seputar pembelian jet tempur Sukhoi oleh pemerintah Indonesia pada 2011-2013.

    Liputan ini adalah hasil kolaborasi Tempo dalam jejaring 110 media dari 88 negara yang dikoordinasi International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan BuzzFeed News.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.