Laporan Khusus 4/9

Sebelumnya Selanjutnya
text

Keliling Desa dengan Kereta Angin

Layanan tur sepeda sudah lama bereksistensi. Ada yang menawarkan wisata sepeda menjelajah jalan-jalan desa dan persawahan. Ada yang mempromosikan aktivitas bersama warga sekitar. Namun bisnis tersebut anjlok sejak pandemi Covid-19 merebak. Penyedia layanan tur sampai menjual sepeda mereka lantaran sepi peminat. Tren hobi bersepeda jarak jauh membuka peluang bisnis baru.

i Dony Adhika berserta perserta Cyling Tour Jogja, saat menelusuri Jalan Nanggulan di Kulon Progo, Yogyakarta, Juni 2021. Dok. @bangnasmotret
Dony Adyhka berserta perserta Cyling Tour Jogja, saat menelusuri jalan Nanggulan di Kulon Progo, Jogjakarta, Juni 2021. Dok. @bangnasmotret
  • Pandemi membuat bisnis tur sepeda lesu. .
  • Tur perdana ke pabrik sepeda lipat Brompton terpaksa ditunda karena pagebluk.
  • Tren baru bersepeda road bike membuat sejumlah orang kecipratan rezeki. .

MELIHAT deretan sepeda ontel di depannya, Darel Achmad Eka Putra waswas. Ia tak yakin sepeda yang terparkir di depan pendapa rumah pemandu wisatanya itu bakal pas dengan badannya yang tambun. “Ada sepeda untuk seukuran saya tidak ya, Mas?” kata anggota staf pemasaran perusahaan media di Yogyakarta itu kepada Muntowil, pemandu yang akan membawanya tur dengan sepeda, Ahad pagi, 27 Juni lalu.

Muntowil, 47 tahun, yang sedang memompa ban ...


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=162759134220


Bali Jalur Sepeda Sepeda Sepeda gunung Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta

Laporan Khusus 4/9

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.