Laporan Khusus 5/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

Para Penakluk Lembah Kematian

Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 telah merampungkan 50 produk. Lembaga pemerintah yang berkaitan dengan penanganan pandemi kurang antusias menyerap produk inovasi tersebut. 

i Peneliti melakukan uji lab, guna memproduksi vaksin Sars Cov-2 di salah satu lab riset PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Agustus 2020./TEMPO/Prima mulia
Peneliti melakukan uji lab, guna memproduksi vaksin Sars Cov-2 di salah satu lab riset PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Agustus 2020./TEMPO/Prima mulia
  • Setahun pandemi, Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 telah berhasil merampungkan 50 produk. .
  • Dari 50 produk inovasi yang sudah rampung, yang benar-benar masuk tahap hilirisasi di antaranya ventilator portabel Vent-I buatan Institut Teknologi Bandung, dan alat rapid test antibody buatan Universitas Gadjah Mada.
  • Hambatan hilirisasi produk inovasi adalah industri yang menampung hasil riset dan inovasi itu kebanyakan industri kelas menengah ke bawah dan pemerintah kurang menyerap produk inovasi tersebut. .

DELAPAN produk Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 dipajang di atas panggung Auditorium Gedung B.J. Habibie Kementerian Riset dan Teknologi, Jakarta, Selasa, 2 Maret lalu. Hari itu adalah peringatan setahun pandemi Covid-19 di Indonesia. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro menyebutkan salah satu kegiatan utama konsorsium adalah membuat vaksin Covid-19

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163197740392


Badan Riset dan Inovasi Nasional | BRIN Vaksin Covid-19 Covid-19 Penelitian Ilmiah Inovasi Menteri Riset dan Teknologi

Laporan Khusus 5/6

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.