Menteri Riset Dan Teknologi

  • Para Penakluk Lembah Kematian
    Laporan Khusus

    Para Penakluk Lembah Kematian

    Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 telah merampungkan 50 produk. Lembaga pemerintah yang berkaitan dengan penanganan pandemi kurang antusias menyerap produk inovasi tersebut. 

  • 1.100 Peraba Tak Dikenal
    Laporan Khusus

    1.100 Peraba Tak Dikenal

    PANDEMI membuat sejumlah ilmuwan Tanah Air berjibaku menghadapi virus baru bernama SARS-CoV-2. Berbagai penelitian, pengkajian literatur, serta rapat virtual berlangsung nyaris tanpa putus. Para ilmuwan dituntut mempelajari dan menguasai kemampuan baru.

    Mulanya, hampir semua ilmuwan meraba-raba dan kewalahan meneliti SARS-CoV-2 serta pembuatan vaksin Covid-19. Ibarat puzzle, satu demi satu kepingan mulai tersusun. Kini ada 293 kegiatan dalam program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19. Program ini  melibatkan lebih dari 1.100 peneliti, perekayasa, dan dosen di seluruh Indonesia.

  • Langkah Siput Fitofarmaka
    Ilmu dan Teknologi

    Langkah Siput Fitofarmaka

    Pengembangan fitofarmaka di Indonesia dihadang banyak masalah, dari keengganan dokter meresepkannya hingga regulasi yang kurang mendukung. Industri harus mempromosikan penggunaan fitofarmaka di kalangan praktisi kesehatan dan masyarakat.

  • Fitofarmaka Segera Masuk BPJS Kesehatan
    Ilmu dan Teknologi

    Fitofarmaka Segera Masuk BPJS Kesehatan

    Pemerintah berjanji mendukung pengembangan fitofarmaka dengan membantu biaya riset dan uji klinis. Segera masuk daftar obat yang dipakai BPJS Kesehatan.

  • Tersandung Stempel Toko
    Laporan Khusus

    Tersandung Stempel Toko

    Administrasi laporan riset dengan dana pemerintah lebih rumit daripada pembuatan laporan risetnya. Prioritas BRIN dinilai sangat pragmatis.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.