Bible Kring Dan Saksi Yehova: ... - Kolom - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Kolom 3/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Bible Kring Dan Saksi Yehova: ...

Sekte kristen, Bibel Kring dilarang pemerintah melalui Kejaksaan Agung. Juga saksi yehova. Kebebasan beragama belum terjamin. Agama-agama yang bertentangan dengan kepentingan pemerintah tidak diakui.

i
TEMPO 11 Desember 1976 menurunkan artikel Bible Kring, Pemilu KTP, yang isinya antara lain menyinggung suatu sekte Kristen di Kepenghuluan Kampung Panjang, Kecamatan Telawi, Kabupaten Asahan. Diberitakan bahwa sekte Kristen ini, Bible Kring, menolak mengikuti Pemilu, ber-KTP, menghormat bendera, sehingga sempat membuat pusing fihak-fihak yang berwenang di daerah tersebut. Ulah Bible Kring ini (dalam sejarah teologia Kristen dikenal aliran-aliran yang ekstrim kiri) yang menolak segala bentuk penduniawian iman Kristen serta menafsirkan secara hurufiah ayat-ayat Alkitab mengakibatkan Pemerintah melalui Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Agung melarangnya. Hampir bersamaan dengan itu beberapa harian ibukota memberitakan bahwa Bapak Menteri Agama dalam kunjungannya ke Kupang sempat menegaskan-ulang sikap Pemerintah tentang suatu sekte Kristen juga yang bernama Saksi Yehova. Rupanya Saksi Yehova juga sempat bikin ulah di daerah tersebut. Menurut bapak Menteri Agama secara hukum Saksi Yehova tidak mempunyai hak hidup di bumi Indonesia ini (Sinar Harapan, 23 Desember 1976). Di sini terlihat bahwa agama-agama yang sifatnya bertentangan dengan kepentingan-kepentingan negara secara hukum tidak diakui di negeri kita yang ber-Pancasila ini. Analoginya, penganut agama tersebut tentu saja secara hukum tak diakui hak hidupnya. Sikap seperti ini bukan hal baru, sebab sepanjang sejarah umat manusia setiap pemerintah selalu harus menentukan sikap terhadap setiap agama dan keyakinan yang dianut warganya. Dalam hal ini sering terdapat variasi-variasi. Juga dari sejarah, kita melihat bagaimana jadinya bilamana suatu agama atau keyakinan dilarang oleh negara: ada kemungkinan agama itu akan melemah atau punah sama sekali, tetapi juga ada kemungkinan agama itu mempertahankan diri dan berkembang. Di sini kita melihat pula para penganut sekte Bible Kring di Asahan telah menyatakan tekad untuk menerima segala risiko yang bakalan dihadapi demi membela keyakinan. Terlepas dari baik-buruk dan benar salahnya kedua sekte Kristen tadi, saya bertanya pada diri sendiri: sejauh manakah kebebasan agama dijamin di negeri ini? Dengan sikap resmi pemerintah di atas, akan tetap bertahankah kedua sekte Kristen yang malang itu, atau akan terpupus ditelan tantangan? Apakah hal ini tidak berarti secercah kebenaran dalam suara nabi yang hendak mereka teriakkan kepada kita sebagai suatu peringatan, akan turut lenyap? Aku memikirkan mereka sebab merekapun memikirkan aku. Oh, seandainya aku adalah mereka .... M. TH. MAWENE Jl. Proklamasi 27 Jakarta Pusat.
2020-08-11 14:01:13


Kolom 3/4

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 4 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.