Inovasi 1/1

Sebelumnya
text

Komputer Setipis Kertas

Bagi banyak orang, hidup tanpa komputer mungkin tak terbayangkan. Setiap hari, laptop, telepon pintar, sampai pemutar musik memang mempermudah hidup kita. Tapi alat-alat yang berat itu juga membikin sesak tas dan kantong celana. Alangkah nyaman bila semua perangkat canggih itu bisa diringkas atau dibuat mini.

Mimpi itu sekarang jadi kenyataan. Pada Mei lalu, sejumlah pakar komputer dari Universitas Queen, Kingston, Kanada, merilis PaperPhone. Komputer pintar ini sangat tipis, tak ubahnya selembar kertas karton. Bahan pembungkusnya terbuat dari plastik film dengan teknologi E-Ink. Para insinyur di Kingston menyebutnya kertas elektronik. Terbungkus di dalamnya sejumlah perangkat keras, seperti memori dan jaringan elektrik yang memakai bahan super-elastis.

i

Bagi banyak orang, hidup tanpa komputer mungkin tak terbayangkan. Setiap hari, laptop, telepon pintar, sampai pemutar musik memang mempermudah hidup kita. Tapi alat-alat yang berat itu juga membikin sesak tas dan kantong celana. Alangkah nyaman bila semua perangkat canggih itu bisa diringkas atau dibuat mini.

Mimpi itu sekarang jadi kenyataan. Pada Mei lalu, sejumlah pakar komputer dari Universitas Queen, Kingston, Kanada, merilis PaperPhone. Komputer pintar ini sangat tipis, tak ubahnya selembar kertas karton. Bahan pembungkusnya terbuat dari plastik film dengan teknologi E-Ink. Para insinyur di Kingston menyebutnya kertas elektronik. Terbungkus di dalamnya sejumlah perangkat keras, seperti memori dan jaringan elektrik yang memakai bahan super-elastis.

"Dalam lima tahun, semua komputer akan jadi seperti ini," kata Direktur Laboratorium Media Universitas Queen Roel Vertegaal. Menurut dia, PaperPhone ini bisa berfungsi sebagai telepon seluler, penyimpan data, sampai pemutar musik. Aneka fitur software komputer bisa ditampilkan pada layar berdimensi 9,5 inci.


Untuk mengoperasikan PaperPhone, kita cukup menekan tanda yang diinginkan atau menekuk komputer ini dengan sudut kemiringan tertentu. Dengan sebuah bilah tumpul, kita juga bisa menulis di atas layar tipisnya. "Komputer ini terlihat, terasa, dan beroperasi seperti selembar kertas kecil yang interaktif," kata Vertegaal.

161819691435

Komputer ini pertama kali diperkenalkan ke publik dalam ajang Interaksi Pemakai Komputer (CHI) 2011 yang diselenggarakan oleh Association of Computing Machinery pada kuartal pertama tahun ini di Kanada. Vertegaal memperkirakan, PaperPhone baru bisa diproduksi massal lima tahun lagi. Prototipe yang sekarang ada menghabiskan biaya US$ 7.000 atau sekitar Rp 60 juta. "Kelak semua data akan disimpan secara digital," katanya.

Vertegaal yakin penemuan ini bakal menarik perusahaan elektronik dunia, seperti RIM, Apple, dan Microsoft. Menurut dia, sifat fleksibel komputer pintar ini tak tertandingi. Bukan hanya tipis, PaperPhone sangat elastis: dia bisa dilipat dan digulung seperti kertas.


PaperPhone

  • Sangat tipis, tak ubahnya selembar kertas karton.
  • Bahan pembungkusnya terbuat dari plastik film dengan teknologi E-Ink. Sejumlah perangkat keras seperti memori dan jaringan elektrik yang memakai bahan super-elastis.
  • Sangat elastis, bisa dilipat dan digulung seperti kertas.


    Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161819691435



  • Inovasi 1/1

    Sebelumnya

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.