maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

PDI Perjuangan

Membumikan Pancasila di Bulan Bung Karno

PDI Perjuangan memperingati Hari Lahir Pancasila. Berbagai kegiatan digelar memperingati Hari Pancasila. 

arsip tempo : 171866889694.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersama Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey.. tempo : 171866889694.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersama seluruh keluarga besar partai berlambang banteng moncong putih rutin memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni setiap tahun. Peringatan tersebut bertepatan dengan pidato Proklamator Indonesia Sukarno atau Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).  

Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, mengatakan Pancasila bukan hanya falsafah, landasan dan pemersatu, tapi juga jiwa bangsa. "The way of life dan ideologi geopolitik dunia," kata Olly, Jumat, 31 Mei 2024.

Olly menjelaskan PDI Perjuangan memaknakan Hari Lahir Pancasila pada spirit kelahirannya sesuai dengan pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 yang telah diterima secara aklamasi dalam sidang BPUPK. "Seluruh makna filosofis dari setiap sila yang dijalankan partai. Pancasila memuat visi bangsa yang diwujudkan dengan jalan Trisaksi," ujar Gubernur Sulawesi Utara ini.

Menurut Olly, skala prioritas pembumian Pancasila saat ini adalah masalah keadilan, yakni keadilan ekonomi, politik dan pentingnya kesetaraan warga negara. "Dalam perspektif haluan negara, Pancasila harus dijabarkan dalam pola pembangunan semesta dan berencana," kata dia. 

Karena itu, PDI Perjuangan menjadikan bulan Juni sebagai bulan Bung Karno, karena 1 Juni lahirnya Pancasila, 6 Juni lahirnya Bung Karno dan 21 Juni wafatnya Bung Karno. "Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari diskusi tentang bagaimana Pancasila dijabarkan dalam kebijakan pemerintahan; berbagai kegiatan kebudayaan, olah raga, seni, lomba karya tulis serta festival desa dan lainnya kegiatan yang melibatkan anak-anak muda," ucap Olly. 

PDI Perjuangan juga sedang merancang strategi komunikasi dengan melibatkan anak-anak muda. Seperti sejarah lahirnya Pancasila, falsafah dan cita-cita membangun persaudaraan dunia disampaikan dengan cara-cara kreatif, inovatif dan menggunakan media sosial. 

Olly mengatakan Pancasila selalu relevan dengan kondisi bangsa dan perkembangan dunia yang begitu cepat. "Bagi para pemuda, Pancasila mengandung spirit untuk kuasai iptek, riset dan inovasi bagi kemajuan bangsa," ucap Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara ini.

Dia menilai saat ini semangat kebangsaan sedang menurun karena identitas kedaerahan, agama, dan ketertinggalan bangsa. "Diperlukan strategi kebudayaan untuk membangunkan spirit juang. Kuncinya pendidikan, kesehatan, supremasi hukum dan meritokrasi," ujarnya. 

Sebenarnya, Olly melanjutkan, banyak negara lain yang Pancasilais meskipun tidak berideologi Pancasila. Singapura, Norwegia, dan Uni Emirat Arab bisa menjadi contoh. "Kuncinya, satu kata dan perbuatan, serta semangat juang,” kata dia. 

Selain itu, sistem pemerintahan harus memastikan setiap warga negara diperlakukan sama, sistem meritokrasi dan sistem hukum yang berkeadilan. “Pendidikan dan kemajuan menjadi kunci kemajuan suatu bangsa," ucap Olly. 

Konten Eksklusif Lainnya

  • 16 Juni 2024

  • 9 Juni 2024

  • 2 Juni 2024

  • 26 Mei 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan