Ilmu dan Teknologi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Baterai Lokal Tunggu Pemodal

Peneliti Universitas Sebelas Maret, Surakarta, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mampu membuat baterai litium untuk kendaraan listrik. Menunggu investor dalam negeri untuk bermitra.

i Koordinator Tim Penelitian Baterai UNS, Muhammad Nizam di depan mesin packing baterai./Tempo/Ahmad Rafiq
Koordinator Tim Penelitian Baterai UNS, Muhammad Nizam di depan mesin packing baterai. Tempo/Ahmad Rafiq
  • Peneliti Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) mengembangkan Smart UNS, baterai ion litium untuk kendaraan listrik. .
  • Peneliti Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga membuat baterai ion litium Merah Putih.
  • Peneliti Indonesia mampu mengembangkan baterai ion litium dari bahan baku berasal dari mineral yang ada di dalam negeri. .

PABRIK mini seluas seribu meter persegi milik Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi Teknologi Penyimpanan Energi Listrik di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Jalan Slamet Riyadi Nomor 435, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, itu sebenarnya mampu memproduksi 3.000 sel baterai per hari. Namun kapasitas produksi baterai litium yang dinamai Smart UNS tersebut sengaja dibatasi hanya untuk kebutuhan sendiri dan permintaan lembaga riset lain di luar

...

Reporter Dody Hidayat - profile - https://majalah.tempo.co/profile/dody-hidayat?dody-hidayat=162722087999


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Universitas Sebelas Maret | UNS Mobil Listrik

Ilmu dan Teknologi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.