Ilmu dan Teknologi 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pencari Alien dari Gunung Timau

Indonesia belum banyak melakukan penelitian eksoplanet karena keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia. Berharap pada teleskop berukuran 3,8 meter di Observatorium Nasional Gunung Timau di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

i Laboratorium Kendali Kantor Pusat dan Pusat Sains, di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Dokumentasi Lapan./Tempo
Laboratorium Kendali Kantor Pusat dan Pusat Sains, di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Dokumentasi Lapan./Tempo
  • Pencarian planet di luar tata surya kita menjadi tantangan dan tren astronomi internasional. .
  • Penelitian exoplanet Indonesia masih minimal disebabkan keterbatasan anggaran, fasilitas dan sumber daya manusia.
  • Teleskop 3,8 meter di Observatorium Nasional Gunung Timau di Amfoang, Kupang, Nusa Tenggara Timur yang sedang dibangun diharapkan bisa memicu semangat astronom Indonesia ikut meneliti exoplanet. .

HAMPIR setiap malam saat langit cerah Muhammad Yusuf mengamati seratusan planet di luar tata surya Bimasakti atau eksoplanet yang ditemukan astronom terdahulu. Selain mengonfirmasi, peneliti di Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung, itu sejak 2012 juga mencari eksoplanet baru. “Ada beberapa target, salah satunya di rasi bintang Sagitarius,” kata Yusuf, Sabtu, 5 Desember lalu.

Pengamatan eksoplanet Yusuf itu meneruskan rintisan pa...


Reporter Abdul Manan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/abdul-manan?abdul-manan=162721949754


Teknologi Luar Angkasa

Ilmu dan Teknologi 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.