Internasional 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Peluru di Hari Hak Asasi

Perempuan jurnalis Afganistan tewas diberondong peluru segerombolan orang tak dikenal. Kekerasan terhadap warga sipil meningkat di tengah perundingan damai pemerintah dan Taliban.

i Upacara pemakaman jurnalis Malalau Maiwand yang tewas tertembak di Jalababad, Afghanistan, 10 Desember 2020. REUTERS/Parwiz
Upacara pemakaman jurnalis Malalau Maiwand yang tewas tertembak di Jalababad, Afghanistan, 10 Desember 2020. REUTERS/Parwiz
  • Pemerintah Afganistan didesak untuk menangani keamanan jurnalis setelah seorang perempuan jurnalis dibunuh. .
  • Sebanyak 10 jurnalis Afganistan tewas dalam serangan yang diduga dilakukan Taliban.
  • Kekerasan terhadap sipil meningkat di tengah perundingan damai antara pemerintah dan Taliban. .

SEPULUH bulan sebelum ditembak, Malala Maiwand berbicara tentang hubungan hak asasi manusia dan perdamaian. “Tak ada kehidupan tanpa perdamaian,” kata jurnalis dan aktivis hak-hak perempuan Afganistan itu dalam wawancara dengan Radio Free Afghanistan pada Februari 2020. “Berlawanan dengan perang, perdamaian berarti kamu tidak hidup dalam ketakutan akan dibunuh terus-menerus. Hak atas pendidikan, tempat tinggal, kesehatan, kerja,

...

Reporter Iwan Kurniawan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/iwan-kurniawan?iwan-kurniawan=163249330328


Sensor | Tekanan atas Pers Jurnalis dan permasalahannya Hak Perempuan Afganistan

Internasional 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.