Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Suara Para Pencari Suaka

Keberadaan 1.690 pengungsi dan pencari suaka yang memadati kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, dianggap mempengaruhi pariwisata. Ada yang meninggal karena depresi.

i Para imigran pencari suaka  yang tinggal bertahun-tahun di kawasan Puncak, 20 April 2022/TEMPO/ M. Sidik Permana
Para imigran pencari suaka yang tinggal bertahun-tahun di kawasan Puncak, 20 April 2022/TEMPO/ M. Sidik Permana
  • Seribuan pengungsi di Bogor sudah sepuluh tahun belum mendapatkan kepastian suaka. .
  • Keberadaan mereka dituding memicu konflik sosial.
  • HIdup dengan sumbangan yang terbatas. .

AIR mata Tahir Asad, 36 tahun, tampak menetes setelah menutup telepon selulernya. Pria yang berstatus pengungsi asal Afganistan itu baru saja berbicara dengan ibunya di kampung halaman. Ia tak kuasa membendung perasaan yang terus berkecamuk selama hampir sepuluh tahun belakangan.

Hingga kini, keinginannya untuk tinggal Australia tak kunjung terwujud. “Barusan Mama telepon dari Afganistan menanyakan keadaan. Beliau berpesan jangan nekat mel...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Riky Ferdianto


Pengungsi Kawasan Puncak Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) Bogor Imigran

Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.