Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Fatwa Penyirep Hawa

Keterlibatan perempuan dalam terorisme meningkat setelah pengaruh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sampai ke Indonesia pada 2015. Negara belum menyiapkan program deradikalisasi khusus perempuan.

i Dian Yulia Novi (kedua dari kiri) dan suaminya Muhammad Nur Solikin (kedua dari kanan) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur , 21 Juni 2017./REUTERS/Agoes Rudianto
Dian Yulia Novi (kedua dari kiri) dan suaminya Muhammad Nur Solikin (kedua dari kanan) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur , 21 Juni 2017./REUTERS/Agoes Rudianto
  • Perempuan teroris hanya ditemukan di kelompok Jamaah Ansharut Daulah. .
  • Mereka diperkirakan sudah berbaiat kepada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
  • Belum ada program deradikalisasi khusus perempuan. .

MENDEKAM di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Bandung lebih dari empat tahun, kepribadian Dian Yulia Novi masih tertutup. Perempuan 31 tahun itu enggan mengikuti program pembebasan bersyarat karena masih mengikuti anjuran Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Masih ada pengaruh dari suaminya,” ujar peneliti Yayasan Prasasti Perdamaian, Rizka Nurul Amanah, pada Jumat, 9 April lalu.

Dian ditangkap pada akhir 2016 karena berencana meleda...


Reporter Linda Trianita - profile - https://majalah.tempo.co/profile/linda-trianita?linda-trianita=163254045768


Pelibatan Perempuan dalam Aksi Terorisme Terorisme BNPT Penangkapan Teroris

Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.