Hukum 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dari Mimbar Debat ke Meja Dekanat

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang dituduh sebagai simpatisan Organisasi Papua Merdeka setelah melaporkan dugaan korupsi rektor ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Berulang kali ditekan kampusnya.

i Frans Josua Napitu (kiri) saat ikut dalam unjukrasa #PapuanLivesMatter di Semarang, Juni 2020./Facebook.com/ Frans Josua Napiitu
Frans Josua Napitu (kiri) saat ikut dalam unjukrasa #PapuanLivesMatter di Semarang, Juni 2020./Facebook.com/ Frans Josua Napiitu
  • Frans Josua Napitu diskors tidak boleh mengikuti perkuliahan selama enam bulan setelah melaporkan Rektor Unnes ke KPK. .
  • Dituduh sebagai simpatisan Organisasi Papua Merdeka karena ikut berunjuk rasa soal #PapuaLivesMatter
  • Aktif di kegiatan mahasiswa dan advokasi, cemerlang di nilai akademik. .

UCAPAN penyemangat membanjiri telepon seluler Frans Josua Napitu pada Senin, 16 November lalu. Sejumlah kawan menyampaikan agar mahasiswa semester sembilan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu tetap kritis dan tak putus kuliah.

Frans kebingungan. Ia menanyakan maksudnya kepada salah seorang pengirim pesan. Jawaban kawan itu: Frans dikembalikan kampus kepada orang tuanya untuk menjalani “pembinaan moral dan mental” s...


Reporter Linda Trianita - profile - https://majalah.tempo.co/profile/linda-trianita?linda-trianita=163254480058


Kebebasan Akademik Universitas Negeri Semarang Ancaman terhadap Demokrasi

Hukum 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.