Ekonomi dan Bisnis 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Penuh Ragu Proyeksi 2021

Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berbalik, dari saat ini negatif menjadi positif 4,5-5,5 persen pada 2021. Tantangan besar memulihkan konsumsi masyarakat, investasi, dan realisasi belanja negara.

i Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pengantar Rancangan Undang-Undang APBN tahun anggaran 2021 beserta nota keuangannya pada masa persidangan I DPR tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2020./ TEMPO/M Taufan Rengganis
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pengantar Rancangan Undang-Undang APBN tahun anggaran 2021 beserta nota keuangannya pada masa persidangan I DPR tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2020./ TEMPO/M Taufan Rengganis
  • Konsumsi masyarakat yang lunglai tahun ini membayangi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan. .
  • Asumsi makro yang dianggap kelewat ambisius.
  • Masalah lain yang juga jadi faktor penghambat pertumbuhan: realisasi belanja negara rendah. .

JORJORAN diskon para peretail memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75. Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, misalnya, menggelar Hari Belanja Diskon Indonesia selama dua pekan, 14-30 Agustus 2020, dengan menawarkan beragam promosi serba “75”, seperti potongan harga sampai 75 persen dan rabat Rp 75 ribu. Ada juga tawaran buy one get one untuk produk kuliner, fashion, serta kecantikan.

Aplikasi layanan...


Reporter Retno Sulistyawati - profile - https://majalah.tempo.co/profile/retno-sulistyawati?retno-sulistyawati=163252743481


Pertumbuhan Ekonomi Jokowi Joko Widodo APBN

Ekonomi dan Bisnis 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.