Ekonomi dan Bisnis 1/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

Momen

Pajak
12 Juta Perusahaan Tak Bayar Pajak

DIREKTORAT Jenderal Pajak mengungkapkan, saat ini baru 500 ribuan perusahaan yang tercatat sebagai wajib pajak badan. Itu berarti terdapat 10-12 juta perusahaan yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tapi belum terdaftar sebagai wajib pajak.

i

Pajak
12 Juta Perusahaan Tak Bayar Pajak

DIREKTORAT Jenderal Pajak mengungkapkan, saat ini baru 500 ribuan perusahaan yang tercatat sebagai wajib pajak badan. Itu berarti terdapat 10-12 juta perusahaan yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tapi belum terdaftar sebagai wajib pajak.

Direktur Jenderal Pajak Ahmad Fuad Rahmany mengatakan penerimaan pajak dari perusahaan tercatat Rp 450 triliun setahun. Sekitar 90 persen di antaranya berasal dari perusahaan besar, yang jumlahnya sekitar 100 ribu. "Saya berharap perusahaan pembayar pajak akan melonjak menjadi 5-6 juta dalam 2-3 tahun mendatang," ujar Fuad setelah meresmikan program sensus pajak di kantornya, Senin pekan lalu.


Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Bidang Kebijakan Fiskal, Haryadi Sukamdani mengakui fakta yang disampaikan Fuad. Ia beralasan banyak perusahaan tak memahami administrasi perpajakan yang rumit.

161862730639

Tambang
Aturan Bea Keluar Tambang Diterbitkan

PEMERINTAH akan menerbitkan peraturan teknis mengenai bea keluar barang tambang pada pekan ini. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pungutan itu sesuai dengan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Nomor 4 Tahun 2009, yang melarang ekspor barang tambang secara mentah mulai 2014. "Makanya diatur," ujarnya, Senin pekan lalu.

Perusahaan tambang akan diminta meneken pakta integritas yang mewajibkan mereka mengembangkan sektor hilir, untuk meningkatkan nilai tambah. Tapi, pada tahap awal, beleid ini hanya akan berlaku untuk tambang mineral. "Batu bara belum," kata Hatta.

Sebanyak 14 mineral yang akan dikenai bea keluar adalah tembaga, emas, perak, timah, timbel, kromium, molybdenum, platinum, bauksit, bijih besi, pasir besi, nikel, mangan, dan antimon. Tarifnya 20-50 persen, tergantung jenis mineral.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia Syahrir A.B. menilai aturan itu akan menimbulkan ketidakpastian hukum. Sebab, berdasarkan aturan yang ada, perusahaan yang mengantongi izin kontrak karya boleh mengekspor hingga 2014. Adapun yang berizin usaha pertambangan diberi kesempatan hingga Mei ini.

Konsumen Online
Kepercayaan Konsumen Online Meningkat

SURVEI konsultan riset Nielsen menunjukkan kepercayaan konsumen online di Indonesia tergolong tinggi selama kuartal pertama tahun ini. Indeks kepercayaan konsumen ini tercatat pada level 118, setara dengan Filipina.

Angka tersebut menempatkan konsumen Indonesia ke dalam tiga besar negara yang optimistis terhadap keuangan. Dua negara di atasnya, India (123) dan Arab Saudi (119). "Kepercayaan konsumen Indonesia mencapai indeks tertinggi sejak 2010," kata Managing Director Nielsen Indonesia Catherine, Selasa pekan lalu.

Optimisme konsumen Indonesia meningkat satu poin dibandingkan dengan kuartal empat tahun lalu. Survei Nielsen dilakukan selama 10-27 Februari 2012, dengan obyek 28 ribu konsumen online di Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Utara.

Hak Intelektual
Rawan Pembajakan, Indonesia Diawasi

DEPARTEMEN Perdagangan Amerika Serikat mencantumkan Indonesia, bersama 12 negara lain, dalam daftar prioritas pengawasan kasus pelanggaran hak intelektual. Negara-negara tersebut dinilai rawan terhadap pembajakan, karena dianggap belum menegakkan aturan yang melindungi hak tersebut.

Dalam laporan berjudul Special 301 Report, yang dirilis Senin pekan lalu, selain Indonesia, negara yang masuk daftar itu adalah Pakistan, Rusia, Cina, Aljazair, Argentina, Kanada, Cile, India, Israel, Thailand, Ukraina, dan Venezuela. Pakistan menjadi negara nomor satu yang diawasi.

Menteri Perdagangan Amerika Ron Kirk mengatakan industri dengan tingkat penggunaan hak intelektual tinggi menjadi dagangan utama mereka. "Ada 40 juta tenaga kerja yang diserap sektor ini. Proporsi terhadap nilai ekspor mencapai 60 persen," kata dia, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Retno Sulistywati


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161862730639



Ekonomi dan Bisnis 1/6

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.