Bisnis Sepekan 4/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Investor hongkong masuk bursa

i
BURSA saham yang loyo ternyata tidak merusak minat perusahaan sekuritas internasional untuk investasi di sini. Pendatang baru itu adalah Peregrine Investment Holding Limited dari Hong Kong, yang pada tahun 1991 berhasil menduduki peringkat keempat sebagai broker terbaik di bawah Baring, Jardine Fleming, dan W.I. Carr. Ini menurut pol majalah Asia Money & Finance. Kamis pekan silam, Peregrine meresmikan kehadirannya di Indonesia dalam bentuk kerja sama dengan Gunung Sewu Kencana, anak perusahaan Grup Gunung Sewu. Pihak Peregrine yakin, masa depan perekonomian dan bursa di Indonesia akan membaik. Jadi, tak ada alasan untuk tidak meluncurkan PT Peregrine Sewu Securities (PSS), yang kelak akan berkiprah di Bursa Efek Jakarta. Dari modal awal yang disetor Rp 11 milyar, Peregrine menguasai 85%, sisanya Gunung Sewu Kencana. PSS akan bergerak sebagai penjamin emisi, pedagang perantara efek, penasihat investasi (fund management), dan mungkin juga corporate finance. Hal itu tampaknya tidak mustahil, karena PSS merupakan hasil kerja sama antara konglomerat Hong Kong dan Indonesia. Gunung Sewu membawahkan lebih dari 40 perusahaan dengan 18.000 karyawan, dan sampai kini dipercaya sindikasi perbankan iternasional untuk mendapatkan dukungan keuangan. Sedangkan pemegang saham Peregrine Investment adalah tokoh dan kelompok usaha di pucuk kekuatan ekonomi Hong Kong. Mereka adalah Li Kashing (melalui Hutchinson Whampoa), Gordon Wu (Hopewell Holding), dan China International Trust & Investment Corporation (CITIC, raksasa bisnis milik pemerintah RRC).

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162052535783



Bisnis Sepekan 4/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.