Selepas Putri Daegu Pergi - majalah.tempo.co

Selepas Putri Daegu Pergi

Senin, 20 Maret 2017 00:00 WIB

PERLU waktu dua hari bagi Park Geun-hye hingga akhirnya hengkang. Ahad dua pekan lalu itu, Park meninggalkan Istana Biru-kantor kepresidenan Korea Selatan. Ia pergi sebagai rakyat jelata, tak lagi diaku presiden. Meski tidak secara langsung, perempuan 65 tahun itu melontarkan kata-kata maaf kepada rakyat Korea Selatan yang telah dibuatnya kecewa.

"Saya menyesal karena gagal mengemban mandat sebagai presiden," ujar Min Kyung-wook, anggota parlemen dari partai penyokong Park, Partai Kebebasan Korea, membacakan pernyataan tertulis Park. "Ini akan memakan waktu, tapi saya yakin kebenaran akan terungkap," Min, yang pernah menjadi juru bicara Park, melanjutkan.

Selepas Putri Daegu Pergi
Kursi Presiden Korea Selatan kosong setelah Mahkamah Konstitusi memakzulkan Park Geun-hye. Memicu perebutan kekuasaan antara kubu oposisi dan partai bekas penguasa.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • PERLU waktu dua hari bagi Park Geun-hye hingga akhirnya hengkang. Ahad dua pekan lalu itu, Park meninggalkan Istana Biru-kantor kepresidenan Korea Selatan. Ia pergi sebagai rakyat jelata, tak lagi diaku presiden. Meski tidak secara langsung, perempuan 65 tahun itu melontarkan kata-kata maaf kepada rakyat Korea Selatan yang telah dibuatnya kecewa.

    "Saya menyesal karena gagal mengemban mandat sebagai presiden," ujar Min Kyung-wook, anggota parlemen

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini