Aisha Shaidra | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co
Profile Aisha Shaidra

Aisha Shaidra

Bergabung di Tempo sejak April 2013. Menulis gaya hidup dan tokoh untuk Koran Tempo dan Tempo.co. Kini, meliput isu ekonomi dan bisnis di majalah Tempo. Lulusan Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran.




  • Amunisi Baru Nyai Najma
    Laporan Khusus

    Amunisi Baru Nyai Najma

    Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid Al-Islami membangun balai latihan kerja sinematografi. Agar santri dan dakwah tak ketinggalan zaman.

     

  • Cahaya Baru Kampung Santri
    Laporan Khusus

    Cahaya Baru Kampung Santri

    Najmatul Millah dan suaminya membangun pesantren yang dilengkapi fasilitas pendidikan formal di Jember, Jawa Timur. Melebarkan dakwah pemenuhan hak perempuan.

  • Rangrangan Anyar Bisnis Pelat Merah
    Laporan Utama

    Rangrangan Anyar Bisnis Pelat Merah

    Kementerian BUMN akan terus memangkas jumlah perusahaan pelat merah. Banyak perseroan tak efisien.

  • Ekspor Janggal Sedari Awal
    Laporan Utama

    Ekspor Janggal Sedari Awal

    Sebulan sejak keran ekspor benih lobster dibuka, beberapa eksportir mulai memberangkatkan paket ke Vietnam. Membuka tabir sejumlah masalah.

  • Tercekik Kantong Cekak
    Laporan Utama

    Tercekik Kantong Cekak

    Masalah likuiditas mengiringi ingar-bingar rencana penambahan modal Bank Bukopin. Dianggap bisa membahayakan stabilitas sistem keuangan.

  • Peti Uang Baru Kelompok Buruh
    Ekonomi dan Bisnis

    Peti Uang Baru Kelompok Buruh

    Program tabungan perumahan rakyat siap bergulir di tengah penolakan pelaku usaha. Ada kekhawatiran terhadap pengelolaan dana untuk investasi.

  • Kado Mini buat Si Kecil
    Ekonomi dan Bisnis

    Kado Mini buat Si Kecil

    Pemerintah menambah alokasi belanja penyelamatan UMKM di masa Covid-19. Belum menjangkau sebagian besar pelaku usaha kecil yang tak terhubung dengan fasilitas pembiayaan formal.

  • Protokol Pelesiran Era Baru
    Laporan Utama

    Protokol Pelesiran Era Baru

    Dari menyiapkan protokol kesehatan hingga merumuskan model bisnis anyar, sektor transportasi dan perhotelan bersiap-siap menyongsong “era” baru. Jika tak ada penularan Covid-19 lagi, pariwisata Bali siap dibuka.

  • Dua Hilang di Garis Akhir
    Ekonomi dan Bisnis

    Dua Hilang di Garis Akhir

    Regulasi baru tentang sertifikasi perkebunan sawit berkelanjutan menuai kecaman. Dua prinsip tambahan berupa penghargaan hak asasi manusia dan keterlacakan bahan baku lenyap.

  • Rusuh Santunan sampai Desa
    Ekonomi dan Bisnis

    Rusuh Santunan sampai Desa

    Pendataan dan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa untuk Covid-19 centang-perenang. Berpotensi memicu konflik.

  • Ada Cemas Dana Dipangkas
    Ekonomi dan Bisnis

    Ada Cemas Dana Dipangkas

    Pemerintah daerah merealokasi anggaran untuk menangani dampak Covid-19. Kelimpungan di tengah susutnya pendapatan.

  • Terancam Putus tanpa Stimulus
    Laporan Utama

    Terancam Putus tanpa Stimulus

    Belasan ribu pekerja di sektor pariwisata telah kehilangan pekerjaan. Ratusan ribu lainnya terancam menunggu giliran seiring dengan ambruknya bisnis pelesiran.

  • Oke Nurwan: Kalau Hulu Ketat, Kenapa Takut di Hilir Ilegal?
    Ekonomi dan Bisnis

    Oke Nurwan: Kalau Hulu Ketat, Kenapa Takut di Hilir Ilegal?

    PERATURAN Menteri Perdagangan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan menuai banyak kritik. Dihapusnya persyaratan dokumen V-Legal—bagian dari skema Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)—dalam regulasi baru yang terbit akhir Februari lalu tersebut dikhawatirkan membuat pembalakan liar kembali marak di hutan Nusantara. Eksistensi kerja sama perdagangan, tata kelola, dan penegakan hukum antara Indonesia dan Uni Eropa pun terancam.

  • Hasil Lobi Seusai Pemilu
    Ekonomi dan Bisnis

    Hasil Lobi Seusai Pemilu

    Kementerian Perdagangan menerbitkan aturan baru tentang ekspor produk industri kehutanan. Hilangnya syarat dokumen legalitas kayu dianggap rentan memicu pembalakan liar.

  • Menyelam demi Konten
    Pokok dan Tokoh

    Menyelam demi Konten

    Berawal dari pengalaman menyelam di permukaan (snorkeling), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo serius belajar menyelam.

  • Sedia Payung Sebelum Badai
    Ekonomi dan Bisnis

    Sedia Payung Sebelum Badai

    Bank beramai-ramai menyiapkan protokol penanganan krisis seiring dengan pandemi Covid-19. Kualitas kredit berpotensi jeblok imbas lesunya sektor usaha.

  • Waswas Klaim Kembali Macet
    Ekonomi dan Bisnis

    Waswas Klaim Kembali Macet

    Dampak kenaikan iuran mulai dirasakan rumah sakit mitra Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Putusan Mahkamah Agung kembali membuat mereka gusar. 

  • Cerita dari Sebaru
    Laporan Utama

    Cerita dari Sebaru

    Salah seorang awak kapal pesiar World Dream yang menjalani observasi Covid-19 di Pulau Sebaru Kecil rutin merekam kegiatan harian mereka. Menjadi medium untuk mengabari keluarga dan masyarakat.

  • Pajak Dipotong, Ekonomi Lebih Berkembang
    Wawancara

    Pajak Dipotong, Ekonomi Lebih Berkembang

    Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengakui omnibus law perpajakan, yang mengatur diskon pajak penghasilan badan atau korporasi secara bertahap, bakal menggerus potensi pendapatan negara hingga puluhan triliun rupiah. Namun ia meyakini pemberian insentif pajak itu dapat menarik lebih banyak investor. 

  • Bawaan Ringkas
    Pokok dan Tokoh

    Bawaan Ringkas

    Penyanyi Rinni Wulandari kini lebih senang memakai tas berukuran kecil. Barang yang dibawanya pun ringkas sesuai dengan kebutuhan.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.