Seni



  • Merekam Jakarta dalam Kanvas
    Seni

    Merekam Jakarta dalam Kanvas

    Menyambut ulang tahun Ibu Kota, kita diajak melihat kembali rupa Jakarta yang terekam dalam jejak-jejak kanvas seniman. Dari Johannes Rach hingga Srihadi Soedarsono.

  • Ali dan Keempat Ibunya
    Sinema

    Ali dan Keempat Ibunya

    Sebuah drama komedi yang menyelipkan kisah tragis tentang konsep keluarga. Ditayangkan di platform Netflix, film Ali & Ratu-ratu Queens adalah sebuah kisah coming of age sosok Ali yang mengharukan.

  • Melampaui Ruang, Melampaui Diam
    Seni

    Melampaui Ruang, Melampaui Diam

    Nadiah Bamadhaj, perupa berkebangsaan Malaysia, menampilkan pameran seni instalasi di Kiniko Sarang Art Space Yogyakarta. Karya-karyanya merefleksikan makna perempuan dalam masyarakat Jawa.

  • Senyap yang Menyergap   
    Sinema

    Senyap yang Menyergap  

    Setelah setahun perilisannya tertunda, A Quiet Place II menjadi salah satu film pertama yang kembali mengisi layar bioskop pada era pandemi. Sekuel kedua dari John Krasinski yang meneror dengan kesenyapan. Lebih cepat, lebih menyergap.

  • Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian
    Sinema

    Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian

    Film Tjoet Nja’ Dhien yang diproduksi pada 1988 tayang kembali di layar bioskop. Kualitasnya lebih prima berkat restorasi berongkos miliaran rupiah. Momen untuk mengingat kembali capaian sinema Indonesia.

  • Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali
    Sinema

    Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali

    Proses restorasi film Tjoet Nja' Dhien berlangsung sejak 2017. Ongkosnya sekitar Rp 3 miliar ditanggung oleh Belanda.

  • Paraphernalia Meleleh di Hong Kong
    Seni

    Paraphernalia Meleleh di Hong Kong

    Pameran seni dunia mulai bergeliat melawan Covid-19. Art Basel Hong Kong kembali digelar secara fisik, meski masih terbatas. ROH Projects Jakarta membawa proyek patung es yang meluruh.

  • Tentang Suara, Bunyi, dan Kesunyian
    Sinema

    Tentang Suara, Bunyi, dan Kesunyian

    Sound of Metal, film bertema pencarian identitas diri yang mengharukan, meraih enam nominasi Oscar 2021 dan memenangi dua di antaranya. Riz Ahmed bintang yang perlu diperhatikan.

  • Dokumenter Rock and Roll untuk Bumi
    Sinema

    Dokumenter Rock and Roll untuk Bumi

    Pulau Plastik menjadi satu dari sedikit film dokumenter tentang permasalahan sampah plastik yang dibuat dengan perspektif Indonesia.

  • Masa Kelam Si Kartu Salam
    Seni

    Masa Kelam Si Kartu Salam

    Kartu ucapan selamat alias karusel pelan-pelan tutup riwayat. Teknologi komunikasi digital melumatnya. Salam Idul Fitri pun muncul di telepon seluler.

  •  Joe Taslim, Sang Antagonis Mortal Kombat
    Sinema

    Joe Taslim, Sang Antagonis Mortal Kombat

    Joe Taslim memerankan Sub-Zero, tokoh penjahat dalam film yang diadaptasi dari game legendaris Mortal Kombat. Kaya pertarungan brutal yang indah, tapi lemah pada plot kisah.

  • 'Mistisisme' Bunga Dhawa
    Seni

    'Mistisisme' Bunga Dhawa

    Perupa Dhawa Rezkyna menyuguhkan lukisan aneka tanaman dan bunga bermekaran yang dipadukan dengan obyek fantasi, seperti beruang, kuda, dan sosok misterius.

  • Chloe Zhao: Perempuan Kedua dalam 93 Tahun Oscar
    Sinema

    Chloe Zhao: Perempuan Kedua dalam 93 Tahun Oscar

    Chloe Zhao meraih piala Oscar tahun ini sebagai Sutradara Terbaik lewat film arahannya, Nomadland.

  • Sonnet 18 di Tanah Para Pengelana
    Sinema

    Sonnet 18 di Tanah Para Pengelana

    Film Nomadland memenangi tiga piala Oscar, termasuk Sutradara Terbaik. Chloe Zhao adalah perempuan kedua yang memenangi kategori ini selama 93 tahun terakhir.

  • 100 Perupa di Ruang Virtual Ciputra
    Seni

    100 Perupa di Ruang Virtual Ciputra

    Seratus seniman turut serta dalam pameran virtual yang diselenggarakan Ciputra Artpreneur. Seratus karya berbeda yang merupakan respons artistik dalam menanggapi pandemi dan hidup bersama musuh.

  • Cinta pada Layar Tegak
    Sinema

    Cinta pada Layar Tegak

    Eksperimen baru sineas muda Indonesia. Serial romansa satu menit dengan format tontonan vertikal, disebarkan lewat TikTok.

  • Mural Gegerboyo di Dinding Cemeti
    Seni Rupa

    Mural Gegerboyo di Dinding Cemeti

    Cemeti-Institute for Art and Society, Yogyakarta, menggelar pameran “Gapura Buwana” pada 9 April-7 Mei 2021. Lima perupa saling merespons karya mural masing-masing.

  • Kisah Minari di Tanah Amerika
    Sinema

    Kisah Minari di Tanah Amerika

    Sebuah film karya sutradara Korea-Amerika, Lee Isaac Chung, yang terinspirasi kisah keluarganya sendiri. Meraih enam nominasi Academy Awards 2021, termasuk Film Terbaik.

  • Dekapan Waktu Seorang Kun Adnyana
    Seni

    Dekapan Waktu Seorang Kun Adnyana


    Rektor Bali ISI Denpasar yang baru diangkat  Prof Wayan Kun Adnyana menggelar pameran di Museum ARMA, UBUD dari tanggal 11 April sampai 11 Mei. Bermula dari situs arkeologis Yeh Pulu, merefleksikan keIndonesiaan.

  • Domba-domba Gembira dalam Tudung Saji
    Seni

    Domba-domba Gembira dalam Tudung Saji

    Helateater Salihara kembali digelar dengan pertunjukan ulang alih tiga kelompok teater dari tiga kota.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.