Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Sistem Kita Belum 100 Persen Imun

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Dian Ediana Rae mengatakan banyak celah yang masih dapat dimanfaatkan oleh orang yang berniat melakukan tindak pidana pencucian uang. Lembaganya mendeteksi sejumlah transaksi mencurigakan di perbankan yang dilaporkan ke lembaga intelijen keuangan Amerika Serikat, Financial Crimes Enforcement Network atau FinCEN yang melibatkan pengusaha asal Indonesia. 

i Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) periode tahun 2020-2021, Dr. Dian Ediana Rae saat wawancara dengan Tempo di Jakarta, Jumat (11/9/2020)/Tempo/Tony Hartawan
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) periode tahun 2020-2021, Dr. Dian Ediana Rae saat wawancara dengan Tempo di Jakarta, Jumat (11/9/2020)/Tempo/Tony Hartawan
  • PPATK mendeteksi sejumlah transaksi mencurigakan di perbankan yang dilaporkan ke Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN), yang melibatkan pengusaha asal Indonesia.  .
  • PPATK mendeteksi banyak kejahatan keuangan saat pandemi Covid-19.
  • PPATK sedang mendorong Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Tindak Pidana. .

PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mendeteksi aliran transaksi mencurigakan dari sejumlah perusahaan luar negeri ke Indonesia yang melibatkan beberapa bank dalam negeri. Transaksi mencurigakan yang dilaporkan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) tersebut terjadi pada 2011-2015. Hasil investigasi Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), termasuk Tempo, menemukan beberapa dari ribuan transaksi yang d

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163217086446


Pilkada 2020 Skandal Jiwasraya Jiwasraya Pimpinan KPK Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan | PPATK

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.