maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Gambuh Masutasoma: Ber-Bhinneka Tunggal Ika dengan Gambuh

Pentas tari Masutasoma karya Ida Ayu Wayan Arya Satyani. Kisah ajaran “Manunggaling Kawula Gusti” tokoh Sang Sutasoma.

arsip tempo : 172203683132.

Pentas Dayu Ani berjudul Gambuh Masutasoma di Budakeling, Bali, 6 April 2024. Dok. Made Gunarta/Dwipa Bagus. tempo : 172203683132.

JUDUL PEMENTASANNYA memanggil kenangan: Gambuh Masutasoma. Ber-Sutasoma dengan gambuh. Itulah pementasan yang digelar Ida Ayu Wayan Arya Satyani, yang lebih dikenal sebagai Dayu Ani, di Budakeling, di timur Pulau Bali, 6 April 2024—pojok timur yang selama dua jam menjadi pusat simbolis napas ke-Indonesia-an pada bangsa ini. 

Selama menonton pementasan yang merupakan ujian terakhir untuk gelar doktor Dayu Ani di Institut Seni Indo

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Artikel ini ditulis oleh Jean Couteau, pengamat seni budaya. Di edisi cetak, artikel ini berjudul "Ber-Bhinneka Tunggal Ika dengan Gambuh".

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 21 Juli 2024

  • 14 Juli 2024

  • 7 Juli 2024

  • 30 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan