Selingan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kisah Pesantren Waria dan Fobia Transgender

Pesantren Waria Al-Fatah di Kotagede, Yogyakarta, memamerkan 60 foto, lukisan, dan kerajinan para santri transgender. Mengingat kembali berbagai bentuk diskriminasi.

i Kegiatan santri saat mendengarkan ceramah dari Fatayat Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Waria Al-Fatah, Kotagede, Yogyakarta, April 2021. TEMPO/Shinta Maharani
Kegiatan santri saat mendengarkan ceramah dari Fatayat Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Waria Al-Fatah, Kotagede, Yogyakarta, April 2021. TEMPO/Shinta Maharani
  • Pesantren Waria Al-Fatah, diskriminasi, kekerasan, dan fobia transgender .
  • Pameran fotografi dan lukisan untuk memperingati Hari Transgender Sedunia
  • Pameran sebagai pengingat berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi yang dialami transgender .

DUA lembar kertas yang menguning berisi surat pernyataan sikap menolak fikih waria terpajang di dinding bangunan utama Pesantren Waria Al-Fatah di Kotagede, Yogyakarta. Surat bertarikh 9 Februari 2016 yang dilayangkan Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta itu mengajak seluruh umat Islam menolak segala bentuk legalisasi lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Surat lusuh berpigura hitam itu juga memerintahkan laskar FJI menegakkan amar makruf nahi

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Shinta Maharani


Yogyakarta Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Diskriminasi Transgender

Selingan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.