Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Menunda Inggit

Happy Salma menunda pementasan teater musikal monolog Inggit Garnasih karena pandemi Covid-19. Persiapan sudah separuh jalan lebih.

i Happy Salma/Dok.TEMPO/Dhemas ­Reviyanto Atmodjo
Happy Salma/Dok.TEMPO/Dhemas ­Reviyanto Atmodjo

HAPPY Salma mesti mengubah rencananya mementaskan kembali teater musikal monolog Inggit Garnasih lantaran pandemi Covid-19. Pertunjukan yang seharusnya digelar pada 18 April lalu itu terpaksa diundur hingga Agustus mendatang. “Itu pun kami mesti melihat dulu kondisi saat itu, apakah memungkinkan atau tidak,” kata Happy, Rabu, 29 April lalu.

Monolog tersebut berkisah tentang istri kedua Sukarno, Inggit Garnasih. Teater itu pertama kali dipentaskan pada 2011. Happy memerankan Inggit. Ia juga menjadi produser pementasan tersebut. Happy dan timnya berencana menampilkan kembali monolog itu karena banyak yang memintanya. “Sosok Inggit relevan dengan banyak orang,” ujarnya.

Bagi Happy, Inggit adalah sosok senyap di belakang kesuksesan Sukarno. Ia manusia biasa yang menjalin hubungan dengan Sukarno ketika masih menjadi istri orang. Mereka akhirnya menikah saat usia Inggit sudah 35 tahun dan Sukarno baru 22 tahun. Setelah 20 tahun menikah, Sukarno-Inggit bercerai. “Teater ini berkisah tentang bagaimana tubuh perempuan dinilai, juga ruang domestik dalam merawat kesuksesan pasangan,” ucap Happy.


Sebelum Covid-19 melanda Indonesia, Happy sudah bersiap dengan perannya itu. Namun, setelah mengumumkan penundaan pada pertengahan Maret lalu, ia menghentikan semua proses persiapan. Happy sampai sekarang tak menyentuh naskah pertunjukannya. Nanti, kalau kondisi sudah aman, ia dan tim tinggal merampungkan persiapan. “Seperti tinggal memanaskan mesin,” tuturnya.

161867128223


Reporter Nur Alfiyah - profile - https://majalah.tempo.co/profile/nur-alfiyah?nur-alfiyah=161867128223


Happy Salma

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.