Bertahan Dari Wabah Corona, Sejumlah Pesohor Tanah Air Punya Kiat Menarik - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Siasat Bertahan dari Wabah

Beberapa pesohor Indonesia turut merasakan dampak wabah virus corona. Ada yang menggelar konser online, bekerja dari rumah, ada pula yang berbagi pengetahuan seputar Covid-19 lewat media sosial.

i Navicula/TEMPO/STR/Johannes P. Christo
Navicula/TEMPO/STR/Johannes P. Christo
  • Dampak wabah virus corona dirasakan semua lapisan masyarakat, termasuk para pesohor di Indonesia. .
  • Grup Navicula menggelar konser online untuk mencegah kerumunan penonton, aktris Asmara Abigail terjebak di Italia yang sedang dikarantina total.
  • Menteri Tjahjo Kumolo menyemprot rumahnya dengan cairan disinfektan setelah mengetahui tiga anggota keluarganya terinfeksi virus corona. .

TAK seperti sederet konser mereka sebelumnya, Navicula menggelar pertunjukan tanpa penonton, Jumat, 20 Maret lalu. Hanya ada beberapa kursi kayu dan bean bag yang melompong di area Antida Studio, Denpasar, tempat konser digelar. Sejumlah kamera dan sebuah layar elektronik berukuran 40 inci tampak berdiri di depan panggung.

Minus penggemar, konser grup musik beraliran grunge ini disiarkan online di YouTube. “Inspirasinya dari gerakan social distancing. Bagi yang memilih di rumah, kami memberikan sesuatu agar tidak bosan,” kata vokalis Navicula, Gede Robi Supriyanyo.

Konser online adalah upaya Navicula mendukung gerakan pembatasan interaksi sosial untuk mencegah penyebaran virus corona. Menurut Robi, masyarakat Indonesia patut waspada dan tidak menganggap enteng virus yang telah menginfeksi ratusan ribu orang di berbagai negara itu.


Akibat merebaknya wabah Covid-19, Navicula terpaksa membatalkan jadwal konsernya di Bali; Jakarta; Sulawesi; dan Malang, Jawa Timur, hingga April nanti. Bahkan mereka urung menjalani tur ke Amerika Serikat dan Jepang. “Paling banyak batal di Bali,” ucap Robi. Sebelumnya, Navicula biasa manggung hingga tiga kali sepekan.

Sejumlah pesohor lain Tanah Air turut merasakan imbas wabah corona. Aktris Asmara Abigail, misalnya, belum bisa keluar dari Italia—negara dengan jumlah korban tewas terbanyak akibat virus ini. Terjebak di Kota Milan tak membuatnya resah walaupun pemerintah Italia telah menerapkan penutupan wilayah atau lockdown sejak 9 Maret lalu. “Ada keluarga dari oma di sini,” katanya, Rabu, 25 Maret lalu.

Asmara Abigail/TEMPO/Aditia Noviansyah

Asmara, 27 tahun, datang ke Negeri Pizza untuk menghadiri Milan Fashion Week pada pertengahan Februari lalu. Ia semula berencana melanjutkan perjalanan ke Amsterdam dan Paris untuk pemutaran filmnya bulan ini. Tapi pemerintah Italia keburu menutup negaranya. “Aku juga enggak berusaha pulang karena selama perjalanan risiko tertular besar,” tutur pemeran film Perempuan Tanah Jahanam itu.

Untuk mengisi waktu, Asmara berbagi pengetahuan tentang penanganan Covid-19 di berbagai belahan dunia sejak Sabtu, 21 Maret lalu. Ia mengajak beberapa kawannya yang tinggal di Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris bertukar pengalaman lewat Instagram Live di akunnya setiap pukul 21.00 WIB.

Di dalam negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo dan keluarganya harus menjalani tes setelah menantunya, aktor Detri Warmanto; sopir; dan sekretaris pribadinya dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Kamis, 19 Maret lalu. “Ketiganya langsung mengisolasi diri. Kami tunggu perkembangannya setelah tujuh hari dan 14 hari,” ujar Tjahjo, Senin, 23 Maret lalu.

Tjahjo Kumolo/TEMPO/STR/Dhemas Reviyanto Atmodjo

Adapun hasil uji laboratorium oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan Tjahjo dan anggota keluarganya yang lain negatif dari infeksi Covid-19. Kediaman Tjahjo juga langsung disemprot dengan cairan disinfektan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini pun menjalankan tugasnya dari rumah.

Pengalaman mengkarantina diri dirasakan pemain ganda campuran bulu tangkis nasional, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti. Sepulang menjuarai turnamen All England 2020, 15 Maret lalu, mereka menjalani karantina mandiri di pusat pelatihan nasional Cipayung, Jakarta Timur. “Memang agak berkurang euforianya. Senang juara, tapi ada rasa khawatir,” kata Melati, yang baru pertama kali meraih gelar All England.

Praveen Jordan & Melati Daeva Oktavianti/Dok. PBSI

Seluruh tim All England 2020 menjalani karantina selama 14 hari sekembali dari Birmingham, Inggris. Sementara Praveen banyak menghabiskan waktu dengan bermain game, Melati memilih menonton Crash Landing on You (CLOY)drama Korea favoritnya. “Di kamar lebih banyak istirahat, makan, tidur. Tapi pelatih minta untuk tetap gerak dan jaga kondisi fisik dengan stretching. Selebihnya nonton CLOY, ha-ha-ha...,” tutur Melati.

MAHARDIKA SATRIA HADI, MADE ARGAWA (DENPASAR), NUR ALFIYAH, IRSYAN HASYIM

 

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-09-29 19:13:12

Covid-19 Virus Corona Tjahjo Kumolo All England

Pokok dan Tokoh 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB