Pokok dan Tokoh 2/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Sapardi dan Selfie

Di tengah kesibukan mengisi acara Frankfurt Book Fair 2015, penyair Sapardi Djoko Damono, yang didampingi putrinya, Bawuk, yang jadwalnya ketat itu kelihatan santai. Meski dingin tiga derajat menggigit, Sapardi selalu terlihat ceria sekalipun dalam situasi kritis.

Misalnya, Sapardi, yang bersama putrinya menginap di hotel yang cukup tua di Offenbach, 20 menit dari Frankfurt, mengaku pernah terjebak di lift. "Lha, itu lift-nya buatan zaman Napoleon kayaknya," kata Sapardi. Bunyinya berisik. Dan suatu hari terjadilah yang dikhawatirkan: lift tua renta itu mogok. Sapardi segera menekan tombol merah dan terdengarlah bunyi sirene.

i

Di tengah kesibukan mengisi acara Frankfurt Book Fair 2015, penyair Sapardi Djoko Damono, yang didampingi putrinya, Bawuk, yang jadwalnya ketat itu kelihatan santai. Meski dingin tiga derajat menggigit, Sapardi selalu terlihat ceria sekalipun dalam situasi kritis.

Misalnya, Sapardi, yang bersama putrinya menginap di hotel yang cukup tua di Offenbach, 20 menit dari Frankfurt, mengaku pernah terjebak di lift. "Lha, itu lift-nya buatan zaman Napoleon kayaknya," kata Sapardi. Bunyinya berisik. Dan suatu hari terjadilah yang dikhawatirkan: lift tua renta itu mogok. Sapardi segera menekan tombol merah dan terdengarlah bunyi sirene.

"Orang hotel pada panik dan sibuk berteriak, 'Tenang ya tenang, sedang kami urus...'," ujar Sapardi menceritakan kembali peristiwa itu kepada Tempo.


Tentu saja Sapardi dan Bawuk tidak panik. "Kami tenang-tenang saja, tertawa-tawa. Wong malah selfie, kok...," Sapardi terkekeh-kekeh.

162122495327

Hanya beberapa detik setelah serangkaian swafoto, lift "masa Napoleon" itu berderak kembali. Sapardi dan Bawuk keluar dari lift dengan santai.


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162122495327



Pokok dan Tokoh 2/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.