Opini 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Main Mata Preman Berseragam

Konflik antara Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug kuat diduga disebabkan oleh konflik lahan. Efek pembiaran terhadap kelompok ormas.

i Main Mata Preman Berseragam
Polisi berhasil mengamankan sejumlah oknum anggota Ormas Pemuda Pancasila yang kedapatan membawa senjata tajam saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, 25 November 2021. TEMPO/Ridho Fadilla
  • Di Indonesia ormas hampir sesuai Republik. .
  • Mereka bertambah kuat karena menjalin hubungan dekat dengan kekuasan dan bisnis.
  • Bagaimana sebaiknya memperlakukan ormas. .

PELBAGAI bentrok antarkelompok paramiliter akhir-akhir ini merupakan bukti tak tegaknya hukum dan lemahnya negara dalam menghadapi organisasi kemasyarakatan (ormas) pembuat onar. Alih-alih bertindak tegas, pemerintah telah memakai organisasi sipil berseragam militer untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan.

Kelompok-kelompok itu juga kerap dipakai untuk melindungi kepentingan politik dan bisnis segelintir orang. Dalam konteks demokrasi elektor

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


FBR Premanisme Pemuda Pancasila Forkabi Organisasi Kemasyarakatan

Opini 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.