Opini 4/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Berbagi Beban Energi Terbarukan

Pengembangan energi baru dan terbarukan oleh PLN seret. Terbentur molornya pembahasan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan.

i Berbagi Beban Energi Terbarukan
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara di Lontar, Tangerang, Banten. TEMPO/Tony Hartawan
  • Untuk mencapai emisi karbon netral 2060, bauran energi bersih harus mencapai 23 persen pada 2025 dan 31 persen pada 2050. .
  • PLN menanggung beban membangun lebih dari separuh penambahan kapasitas pembangkit listrik.
  • Kehadiran Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan yang terus tertunda sangat krusial. .

UPAYA mencapai emisi karbon netral 2060 seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, dari pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat, perusahaan swasta, sampai publik. Terlalu berat bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) jika menanggung beban itu sendirian.

Untuk memangkas emisi karbon, Indonesia mematok penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23 persen per 2025. Jika tercapai, komposisi energi terbarukan di bauran energi nasional bisa bersa

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Emisi Karbon PLTU Batu Bara Energi Baru dan Terbarukan | EBT Listrik PLN

Opini 4/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.