Opini 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Taliban dan Euforia Intoleransi

Kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan Afganistan ditengarai membangkitkan euforia kelompok "Islam radikal" di Tanah Air. Bibit intoleransi yang selayaknya diantisipasi.

i Taliban dan Euforia Toleransi
Anggota kelompok Taliban berjaga di Kabul, Afghanistan, 16 Agustus 2021. REUTERS/Stringer
  • Kembalinya Taliban menguasai Afganistan tak lepas dari peta geopolitik. .
  • Bagaimana sebaiknya Indonesia menyikapi kemenangan Taliban?
  • Kemungkinan menguatnya kelompok intoleran patut diwaspadai. .

APA yang patut kita cemaskan dari jatuhnya Afganistan ke tangan Taliban? Satu yang terpenting adalah bangkitnya euforia kelompok Islam radikal di Tanah Air. Mereka yang mengaitkan kemenangan Taliban dengan kebangkitan “Islam” dalam pengertian yang paling banal: Islam sebagai teologi konservatif yang ditegakkan dengan pedang dan pertumpahan darah.

Kecemasan itu bukan tanpa alasan. Tak lama setelah Taliban menaklukkan Ibu Kota Kabul pa

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163212647656


Undang-Undang Republik Indonesia No.15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Taliban Terorisme Teroris Alumni Afganistan Penangkapan Teroris

Opini 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.