Obituari 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Herry Priyono dan Filsafat yang Terlibat

Herry Priyono memprovokasi dan menganjurkan sebuah filsafat yang terlibat. Menurut dia, keadilan hanya mungkin apabila yang politik sekaligus menjadi yang sosial.

i B. Herry Priyono membacakan pidato kebudayaan bertema Neoliberalisme dan Kebudayaan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat, 10 November 2006. TEMPO/Tommy Satria
B. Herry Priyono membacakan pidato kebudayaan bertema Neoliberalisme dan Kebudayaan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat, 10 November 2006. TEMPO/Tommy Satria
  • Bagi Herry Priyono, filsafat mesti menjadi disiplin yang serius dan penuh komitmen, bukan deretan kata keren untuk memikat pembicaraan. .

KRITIKUS sastra Marxis, Frederic Jameson, berpendapat bahwa filsafat mengidap obsesi kronis akan kesempurnaan (plenitude) dan penguasaan (mastery). Filsafat mengklaim diri bersifat self-sufficient dengan pelbagai perangkat yang saling mengunci dan otonom. Dengan itu filsafat memandang dirinya tak tersentuh usia. Teks-teks karya the great dead authors, seperti Plato, Aristoteles, Hegel, Kant, dan Nietzsche, dilihat sebagai sumber kebenaran ya

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163252560948


Jesuit Filsafat STF Driyarkara

Obituari 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.