Nasional 4/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pelarian Lintas Benua

Terletak di tepi Karibia yang lautnya hangat, dengan arsitektur abad ke-17 yang masih lestari, Cartagena de Indias adalah destinasi utama para turis bila melancong ke Kolombia. Tak perlu melalui Bogota bila hendak kemari. Sebab, di kota kelima terbesar di Kolombia ini, terdapat bandar udara internasional bernama Rafael Nunez.

Di kota ini, pelarian Muhammad Nazaruddin berakhir. Tak terlacak jejaknya selama pelesiran ke Singapura-Vietnam-Kamboja, polisi Cartagena justru menangkapnya secara tak sengaja pada Sabtu malam dua pekan lalu waktu setempat atau Ahad siang waktu Indonesia. Nazaruddin, yang tudingan-tudingannya menghebohkan negeri ini, menyerah tanpa perlawanan.

i

Terletak di tepi Karibia yang lautnya hangat, dengan arsitektur abad ke-17 yang masih lestari, Cartagena de Indias adalah destinasi utama para turis bila melancong ke Kolombia. Tak perlu melalui Bogota bila hendak kemari. Sebab, di kota kelima terbesar di Kolombia ini, terdapat bandar udara internasional bernama Rafael Nunez.

Di kota ini, pelarian Muhammad Nazaruddin berakhir. Tak terlacak jejaknya selama pelesiran ke Singapura-Vietnam-Kamboja, polisi Cartagena justru menangkapnya secara tak sengaja pada Sabtu malam dua pekan lalu waktu setempat atau Ahad siang waktu Indonesia. Nazaruddin, yang tudingan-tudingannya menghebohkan negeri ini, menyerah tanpa perlawanan.

Anton Septian


Ditunggu Seribu Kasus

Datang ke Tanah Air, Nazaruddin dinanti sejumlah perkara. Ia tersangka sekaligus kunci untuk membongkar kasus-kasus lain.

2007

  • Proyek pengadaan alat belajar di Direktorat Jenderal Pengembangan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Nasional. Nilai: Rp 142 miliar

    2008

  • Proyek pengadaan alat belajar di Direktorat Jenderal Pengembangan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pen­didikan Nasional. Nilai: Rp 142 miliar

    2009

  • Proyek pengadaan alat bantu belajar-mengajar pendidikan dokter/dokter spesialis di Kementerian Kesehatan. Nilai: Rp 492 miliar
  • Proyek pengadaan alat pencegahan flu babi di Kementerian Kesehatan. Nilai: Rp 64 miliar

    2010

  • Proyek pembangunan pusat pelatihan olahraga Hambalang di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Nilai:Rp 1,2 triliun
  • Suap ke Mahkamah Konstitusi
  • Proyek pengadaan alat bantu belajar pendidikan dokter/dokter spesialis di Kementerian Kesehatan. Nilai:Rp 417 miliar
  • Proyek pengadaan alat bantu belajar pendidikan dokter/dokter spesialis di rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan. Nilai: Rp 449 miliar

    2011

  • Suap wisma atlet SEA Games
  • Proyek pembangunan wisma atlet SEA Games Nilai: Rp 191 miliar
  • Pencemaran nama Anas Urbaningrum

    Buron di 188 Negara

    Komisi Pemberantasan Korupsi mengajukan red notice atas nama Muhammad Nazaruddin kepada International Police (Interpol) melalui Markas Besar Kepolisian RI pada 4 Juli lalu. Polri hari itu juga langsung meneruskannya ke markas Interpol di Lyon, Prancis. Selanjutnya data Nazaruddin disebar ke 188 negara anggota Interpol. Pada 5 Juli, atau sehari kemudian, wajah Nazar terpampang di situs organisasi polisi seluruh dunia itu.

    1. 23 Mei 2011
      Nazaruddin dan istrinya ke Singapura menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
    2. Awal Juni 2011
      Singapura.
    3. Pertengahan Juli 2011
      Bolak-balik Vietnam-Kamboja menggunakan pesawat umum.
    4. Dari Vietnam menyewa pesawat ke Kolombia.
    5. Transit di Madrid, Spanyol.
    6. Transit di Dominika.
    7. 22 Juli 2011
      Tiba di Kolombia.
      Polisi setempat menyebut Nazar datang menggunakan pesawat carteran dari Washington, DC, Amerika Serikat. Setelah mendarat, sumber Tempo mengatakan, Nazar juga sempat blasak-blusuk ke negara jiran Kolombia sebelum kembali ke Cartagena.
    8. 7 Agustus 2011
      Ditangkap di Cartagena, Kolombia.

    Carter Pesawat Harga sewa jet carteran:

  • Paling murah: US$ 2.500 atau sekitar Rp 22 juta per jam
  • Paling mahal: US$ 8.500 atau sekitar Rp 72 juta per jam
  • Waktu tempuh Phnom Penh-Bogota (Kolombia): 24 jam

    Kolombia
    Terletak di bagian barat laut Amerika Selatan, Kolombia berbatasan dengan Laut Karibia di sebelah utara dan barat laut, Venezuela dan Brasil di timur, Peru dan Ekuador di selatan, serta Panama dan Samudra Pasifik di barat. Luas wilayahnya sekitar 2,5 kali Sumatera. Warga negara Indonesia tidak memerlukan visa untuk masuk negara ini.


    Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161820109340



  • Nasional 4/5

    Sebelumnya Selanjutnya

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.