maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Subuh Berdarah di Sungai Ular

Senin, 29 September 2014

The Look of Silence (Senyap), film dokumenter terbaru Joshua Oppenheimer, hadir menyuguhkan sepenggal sejarah kelam di Deli Serdang, Sumatera Utara. Film yang merupakan lanjutan dari karya Oppenheimer sebelumnya, The Act of Killing, ini menambah panjang dokumentasi kekejaman yang terjadi pada saat tragedi politik 1965. Dengan tokoh sentral Adi Rukun, film ini menampilkan upaya Adi mencari jawab siapa yang membantai kakaknya, Ramli, yang dianggap terlibat Partai Komunis Indonesia. Adi menemui satu per satu para pembunuh sang kakak.

Tempo berbincang dengan Adi Rukun, menemui jagal, dan menelusuri jejak kekejaman 1965 di Deli Serdang—dari makam Ramli hingga Sungai Ular, tempat mayat-mayat korban pembantaian dihanyutkan. Kami juga melakukan wawancara eksklusif dengan Werner Herzog, sutradara legendaris dunia asal Jerman yang menjadi produser film ini.

. tempo : 1670027170100

"Bagaimana rasanya? Asin? Manis?"
"Ya."
"Anda minum darah itu?"

Lelaki 78 tahun bertubuh tinggi kurus dan bernama lengkap Inongsyah itu menceritakan bagaimana ia selalu meminum darah dari korban yang digoroknya. Meminum darah anggota Partai Komunis Indonesia adalah keharusan. Bila tidak dilakukan, itu akan membuat dia bakal dihantui terus. Ia bercerita tentang seorang temannya yang banyak memancung tapi tak mau meminum darah korban yang akhirnya menjadi

...
Kuota Artikel Gratis Anda Sudah Habis

Silahkan berlangganan untuk menikmati akses penuh artikel eksklusif Tempo sejak tahun 1971

PAKET TERPOPULER

12 BULAN

696.000

Rp 594.000

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Pilihan Terbaik

Berlangganan

1 BULAN

Rp 54.945

  • *GRATIS untuk bulan pertama menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Daftar Tempo ID . Sudah punya akun? Klik Disini

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 27 November 2022

  • 20 November 2022

  • 13 November 2022

  • 6 November 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan