Setiap pekan, Laporan Utama Majalah Tempo mengangkat berbagai topik terkini dengan mendalam dan investigatif.
Jadilah pelanggan kami untuk mendapat akses pada konten bermutu. Untuk Publik, untuk Republik.

Laporan Utama 3/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Saya Tidak Ikut Campur

NAMA politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Herman Hery disebut-sebut terkait dengan kasus korupsi bantuan sosial. Pada 8 Januari lalu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah perusahaan yang terafiliasi dengan Herman, PT Dwimukti Graha Elektrindo. Perusahaan itu disinyalir mendapat kuota pengadaan bansos terbesar, hingga 7,6 juta paket senilai Rp 2,1 triliun. Pada Sabtu, 16 Januari lalu, Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat itu datang ke kantor Tempo dan memberikan penjelasan. Sebagian wawancara telah dimuat di Koran Tempo.

i Herman Hery  di Kantor Tempo, Jakarta, Sabtu, 16 Januari 2021./TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Herman Hery di Kantor Tempo, Jakarta, Sabtu, 16 Januari 2021./TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Kami mendapatkan informasi bahwa perusahaan Anda mendapat kuota terbesar dalam pengadaan bansos. Benarkah?

Selama menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat sejak 2004, saya tidak pernah duduk sebagai pemilik perusahaan. Awal 1997, saya beli pabrik lampu, Dwimukti Graha Elektrindo. Saya gawangi bisnisnya. Tapi saya keluar karena masuk DPR. Sejak itu, saya tidak lagi menjadi pengurus perusahaan. Komisaris tidak, pengurus tidak. Pemegang saham, iya.

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=162038453113


Politius PDI Perjuangan Korupsi Dana Bansos

Laporan Utama 3/5

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.