Laporan Khusus 3/9

Sebelumnya Selanjutnya
text

Mata dan Telinga untuk Pembaca

Berikhtiar mendobrak kekakuan bahasa pada Orde Lama dan Orde Baru, Tempo memilih gaya bercerita dalam laporan jurnalistik. Berpengaruh terhadap gaya liputan.

i Wartawan TEMPO Goenawan Mohamad (kanan) bersama Syubah Asa  di kantor Majalah TEMPO, Jakarta, 1977. TEMPO/ Ed Zoelverdi
Goenawan Mohamad (kanan) bersama Syubah Asa di kantor majalah Tempo, Jakarta, 1977. Tempo/Ed Zoelverdi
  • Seperti halnya wajah sampul dan penamaan, model penulisan Tempo meniru Time. .
  • Dengan jurnalisme naratif, wartawan Tempo dituntut untuk menggali cerita di balik cerita dan detail peristiwa.
  • Jurnalisme naratif yang dikembangkan Tempo berlaku untuk semua laporan, dari skandal hingga kuliner. .

SEPANJANG pekan ketiga Januari 2018, Erwan Hermawan berulang kali merombak naskahnya soal praktik prostitusi yang masih terjadi di sejumlah hotel di Jakarta. Dengan kata-kata, redaktur desk investigasi Majalah Tempo itu mereka ulang hasil penelusuran tim investigasi di Hotel Alexis yang tak lagi mendapat perpanjangan izin hotel dan griya pijat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada akhir Oktober 2017.

Erwan menggambarkan dengan detail pro

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163246516611


Majalah Tempo

Laporan Khusus 3/9

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.