Ilmu dan Teknologi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Tangan Pun Ikut Bicara

Peneliti Belanda menunjukkan bahwa gerakan ketukan tangan mempengaruhi pesan yang sampai ke pendengar. Prinsipnya bisa dipakai untuk mengatasi masalah komunikasi di masa pandemi.

i Ilustrasi gerakan tangan./TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Ilustrasi gerakan tangan./TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
  • Penelitian ilmuwan Belanda mengungkap bahwa komunikasi yang sukses melibatkan lebih dari sekedar berbicara. Sinyal non-verbal seperti menggunakan postur tubuh, ekspresi wajah, dan gerakan tangan punya dampak lebih dari sekadar hiasan atau pemanis. .
  • Penelitian Hans Rutger Bosker dari Max Planck Institute for Psycholinguistics di Nijmegen, Belanda dan David Peeters dari Tilburg University menunjukkan bahwa jentikan tangan yang paling sederhana pun dapat mengubah suara ucapan yang terdengar.
  • Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah komunikasi di masa pandemi, seperti saat masker menghalangi orang membaca bibir kita, partisi kaca membuat sulit untuk mendengar apa yang orang lain katakan, atau pertemuan melalui Zoom yang han .

ORANG sering kali menggerakkan tangan ke atas dan ke bawah untuk menekankan apa yang mereka katakan. Apakah gerakan ketukan seperti itu penting dalam komunikasi? Peneliti Belanda Hans Rutger Bosker dari Max Planck Institute for Psycholinguistics di Nijmegen, Belanda, dan David Peeters dari Tilburg University di Tilburg, Belanda, menunjukkan bahwa gerakan ketukan yang dilihat oleh orang mempengaruhi apa yang mereka dengar.

Hasil penelitian Bosker

...

Reporter Abdul Manan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/abdul-manan?abdul-manan=162760413330


Penelitian Ilmiah Belanda

Ilmu dan Teknologi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.