Bernanah, Baru Pula - Kesehatan - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Kesehatan 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Bernanah, Baru Pula

Jenis kencing nanah yang tahan penisilin menyerang 15 negara bagian AS dan 10 negara lain. WHO menganjurkan percobaan-percobaan menemukan penisilin jenis baru. pengobatan dengan spectinomycin ditangguhkan.

i
UNTUK mencegah kencing-nanah jenis baru menjadi persoalan kesehatan internasional, WHO telah meminta berbagai laboatorium di seluruh dunia mulai mengadakan percobaan-percobaan untuk membuka kemungkinan ditemukannya jenis penisilin baru yang bisa menyembuhkannya. Sebagaimana telah dimaklumi satu jenis kencing nanah yang tahan terhadap penisilin telah menyerang paling sedikit 15 negara bagian Amerika Serikat dan sepuluh negara lainnya. Penyakit ini dikhawatirkan akan jadi penyakit yang dominan di antara kasus-kasus penyakit kencing-nanah yang menyerang jutaan orang di seantero dunia. Sebab "kesempatan untuk menghentikan penularan penyakit ini sangat terbatas, karena kebanyakan negara kekurangan ketrampilan untuk mengamati kencing-nanah jenis baru ini, dan mengetahuinya dengan tepat sebelum dia menular kepada orang lain", kata George M. Atal seorang ahli WHO untuk bidang kencing-nanah dan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks. Belum diketahui dengan tepat bagaimana gambaran sebenarnya dari penyebaran penyakit kotor ini di seluruh dunia, karena kebanyakan negara tak punya peralatan yang cukup untuk mengenali enzyme beta-lactamase yang dikeluarkan bakteri gonoccoccus -- jasad renik yang jadi biang kencing-nanah. Sebenarnya semua negara punya laboratorium yang bisa mengenali bakteri. Tetapi hanya beberapa negara yang punya peralatan laboratorium yang bisa mengenali dan menguji enzyme, dan fasilitas ini hanya ditemukan di negara-negara industri. Usaha untuk menanggulangi penyakit ini nampaknya agak ruwet karena banyak negara tak rela memberikan laporan tentang penyakit-penyakit infeksi. Sikap ini timbul lantaran mereka takut akan menurunnya jumlah pelancong yang masuk ke negaranya jika data tadi disiarkan secara terbuka. Selain di negara-negara bagian AS, penyakit ini juga berjangkit di Australia, Inggeris, Kanada, Jepang, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Pilipina, Singapura dan Korea Selatan. Dari data-data yang masuk ke WHO bisa diduga Belgia, Ghana, Hongkong, Oman dan Muangthai akan kejangkitan pula. Selain luasnya penyebaran penyakit uni yang belum diketahui, asal mulanya pun ada yang belum bisa diuraikan. Norwegia misalnya telah melaporkan tentang adanya dua orang penderita. Seorang kejangkitan ketika berkunjung ke Pilipina, sedang seorang lagi ditemukan di negara itu juga beberapa bulan kemudian. Para ahli berpendapat antara keduanya tak ada hubungan. Dan pada kasus yang kedua malahan tak ada asal-usulnya. Mati Sendiri 150 ahli penyakit berembuk minggu lalu di Singapura untuk memecahkan teka-teki yang ditimbulkan penyakit kotor baru ini. Di antara persoalan yang coba mereka pecahkan adalah dari mana asal penyakit ini. Dalam catatan penderita pertama ditemukan pada waktu yang hampir bersamaan pada bulan Pebruari tahun kemarin, di St Mary's County, Maryland dan di Liverpool, Inggeris. Di St Mary yang terserang adalah seorang pegawai militer-sipil ketika dia berkunjung ke Pilipina. Sedangkan sumber penyakit yang menyerang orang Liverpool tadi, anehnya tak ditemukan. Para ahli penyakit yang berkumpul di Singapura itu menjadi masygul juga dengan kenyataan ini: di Liverpool, 9% dari penderita kencing-nanah di kota itu tergolong kencing-nanah jenis baru. Akan tetapi dengan alasan yang tak teruraikan, tiba-tiba jumlah penderitanya jadi bertambah kecil sendiri. Badan kesehatan dunia WHO, yang bermarkas di Jenewa tidak memberikan petunjuk mengenai cara pengobatan penyakit kotor itu, karena iklim negara bersangkutan akan berpengaruh terhadap bentuk serangan penyakit. Sementara di AS sendiri Centre for Disease Control tetap menganggap penisilin sebagai obat pilihan. Badan tersebut beranggapan obat lama belum pedu dirobah, karena penderita yan ditemukan kebal terhadap penisilin haru sedikit. Sebelum ditemukannya penisilin baru yang bisa membasmi kencing-nanah gaya baru ini, sebagian dokter mengusulkan dipakai spectinomycin. Namunobat ini terpaksa ditangguhkan pemakaiannya karena di samping harganya sampai 4 kali lipat penisilin biasa, para ahli mencemaskan kalau obat cespleng ini digunakan sekarang dikhawatirkan kalau misalnya ada pula yang kebal terhadap obat baru ini, akan sulit pula mencari obat tandingan. Bagaimanapun yang akan dikembangkan nampaknya adalah penisilin jenis baru untuk penyakit baru ini. Apalagi kalau diingat penisilin bukan hanya akan mengobati kencing-nanah, dia juga obat pemusnah kuman sipilis. Sedangkan lawan spectinomycin satu-satunya hanya kencing-nanah.
2020-06-01 10:41:38


Kesehatan 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.