Internasional 4/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kepala Polisi Dicopot karena Kasus Pramugari

Berita internasional dalam sepekan.

i Pedangang menunggu dites antigen Covid-19, di Thanon Mitr, Bangkok, Thailand,. 19 Januari 2021. Reuters/Chalinee Thirasupa
Pedangang menunggu dites antigen Covid-19, di Thanon Mitr, Bangkok, Thailand,. 19 Januari 2021. Reuters/Chalinee Thirasupa

FILIPINA

Kepala Polisi Dicopot karena Kasus Pramugari

KEPALA Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Debold Sinas mencopot Kepala Kepolisian Kota Makati Kolonel Harold Depositar atas dugaan penyimpangan dalam mengawasi kasus kematian pramugari Christine Dacera pada Rabu, 20 Januari lalu. “(Sinas) telah menyetujui rekomendasi dari Direktorat Investigasi dan Manajemen Reserse,” kata juru bicara Kepolisian Nasional Filipina, Brigadir Jenderal Ildebrandi Usana, seperti dikutip Inquirer.

Dacera berpesta dengan teman-temannya di sebuah hotel pada malam tahun baru. Dia kemudian ditemukan tewas esoknya di kamar mandi hotel. Kepolisian Kota Makati menyebutkan dia menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan, lalu menahan tiga tersangka. Kejaksaan mengembalikan berkas kasus ini ke polisi dengan alasan tidak cukup bukti untuk menetapkan bahwa korban diperkosa dan dibunuh. Hal ini memicu kontroversi di negeri itu.

Mayor Michael Nick Sarmiento, petugas medis Kepolisian Distrik Selatan, juga diberhentikan. Sarmiento kini digugat oleh keluarga Dacera, yang menuduh dia melakukan pemeriksaan forensik dan mengambil sampel Dacera tanpa persetujuan mereka.


Kasus ini berkembang menjadi isu politik. Senator dan petinju Manny Pacquiao menawarkan hadiah senilai Rp 150 juta bagi orang yang bisa memberi informasi mengenai kematian Dacera. Pacquiao berencana maju dalam pemilihan presiden pada 2022.

162038649786


THAILAND

Tokoh Oposisi Tuduh Kerajaan Monopoli Vaksin

THANATHORN Juangroongruangkit, pemimpin Partai Masa Depan Maju (FFP), menuduh pemerintah keliru dalam program vaksinasi karena bergantung penuh pada Siam Bioscience, perusahaan milik Kerajaan Thailand yang memproduksi vaksin Covid-19 milik AstraZeneca. “Saya mempertanyakan apakah skema itu hanya menguntungkan satu perusahaan atau tidak,” katanya kepada Reuters pada Rabu, 20 Januari lalu.

Siam Bioscience adalah perusahaan di bawah naungan Biro Properti Kerajaan milik Raja Maha Vajiralongkorn. Perusahaan itu menerima dana sebesar 600 juta baht atau sekitar Rp 280 miliar dari pemerintah untuk membikin vaksin dari AstraZeneca. Vaksin itu akan diedarkan di Thailand dan Asia Tenggara. Thanathorn menduga perjanjian bisnis perusahaan itu dengan AstraZeneca tidak transparan dan Siam Bioscience memonopoli vaksin Covid-19.

Pemerintah balas mendakwa Thanathorn dengan pasal menghina kerajaan. “Thanathorn telah menyimpangkan fakta dan menyebabkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Suporn Atthawong, wakil menteri di Kantor Perdana Menteri Thailand. “Dia melanggar kehormatan monarki, yang membuat marah orang Thailand yang mencintai dan melindungi kerajaan.”


AMERIKA SERIKAT

Pemakzulan Trump Berlanjut

Presiden Donald Trump bersama Melania Trump di Gedung Putih, 2o Januari 2021. Reuters/Leah Millis

SIDANG pemakzulan Donald Trump atas perannya dalam kerusuhan Capitol akan dimulai pada Senin, 25 Januari. Dalam persidangan awal ini, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat akan menyampaikan usul pemakzulan ke Senat.

DPR menuduh Trump telah menghasut orang-orang hingga memicu kerusuhan di Capitol. Jika terbukti bersalah, dia bisa dilarang memegang jabatan publik di masa depan. “Senat akan melakukan persidangan atas pemakzulan Donald Trump. Ini akan menjadi sidang paripurna. Ini akan menjadi persidangan yang adil,” kata Chuck Schumer, pemimpin mayoritas Senat dari Partai Demokrat, seperti dikutip BBC, Jumat, 21 Januari lalu.

Pemimpin minoritas Senat, Mitch McConnell, dari Partai Republik meminta Dewan menunda pengajuan pemakzulan ke Senat hingga 28 Januari. Dengan begitu, Trump akan punya waktu dua pekan hingga 11 Februari untuk mengajukan pembelaan pra-sidang. Sidang pemakzulan diperkirakan dimulai pada pertengahan Februari.


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=162038649786


Filipina Donald Trump Thailand Amerika Serikat

Internasional 4/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.