Internasional 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Ketika Loujain Dilarang Mengemudi

Loujain al-Hathloul, aktivis perempuan Arab Saudi, disidang dalam pengadilan khusus terorisme. Dia hanya menuntut hak perempuan untuk mengemudikan mobil.

i Demonstran dari Amensty Internasional menuntut pembebasan aktivis perempuan Arab Saudi, Loujain al-Hathloul, Eman al-Nafjan, dan Aziza al-Yousef di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, di Paris, Prancis, Maret 2019. Reuters/Benoit Tessier
Demonstran dari Amensty Internasional menuntut pembebasan aktivis perempuan Arab Saudi, Loujain al-Hathloul, Eman al-Nafjan, dan Aziza al-Yousef di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, di Paris, Prancis, Maret 2019. Reuters/Benoit Tessier
  • Loujain al-Hathloul, aktivis perempuan Arab Saudi, disidang dalam pengadilan terorisme karena menuntut hak perempuan untuk mengemudi mobil dan menghapus perwalian lelaki. .
  • Loujain kerap ditangkap dan dipenjara.
  • Mayoritas penduduk Saudi setuju perempuan bisa mengemudi sendiri dan bekerja. .

BERTAHUN-tahun lalu, cita-cita Loujain al-Hathloul sederhana belaka: mengemudikan sendiri mobilnya. Keinginan perempuan kelahiran Jedah, 31 Juli 1989, itu sulit diwujudkan karena negaranya melarang perempuan menyetir. Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang memberlakukan aturan itu. Tetangganya, Uni Emirat Arab, bahkan punya perempuan pembalap mobil Formula E pertama di Timur Tengah.

Gerak perempuan semakin terbatas karena Saudi menerapka

...

Reporter Iwan Kurniawan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/iwan-kurniawan?iwan-kurniawan=163196975113


Hak Asasi Manusia Terorisme Hak Perempuan Arab Saudi

Internasional 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.