Internasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Bebek Kuning di Jalanan Bangkok

Demonstran yang menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha mundur menolak pergantian pemerintah lewat kudeta. Parlemen Thailand setuju mengubah konstitusi, tapi menampik perubahan aturan monarki.

i Demonstran memberikan salam tiga jari saat demonstrasi menuntut refomrasi monarki di Bangkok, Thailand, 25 November 2020. Reuters/Jorge Silva
Demonstran memberikan salam tiga jari saat demonstrasi menuntut refomrasi monarki di Bangkok, Thailand, 25 November 2020. Reuters/Jorge Silva
  • Unjuk rasa menuntut reformasi pemerintahan dan monarki terus bergulir di Thailand. .
  • Isu pemberlakuan darurat militer dan kudeta menyebar.
  • Parlemen Thailand menolak usul perubahan konstitusi soal monarki. .

BALON-BALON bebek berwarna kuning mengapung di lautan pengunjuk rasa di jalanan Bangkok pada Jumat, 27 November lalu. Jumlah “bebek” makin banyak jika ditambah dengan bebek mainan pada helm dan topi sebagian demonstran. Mereka menuntut Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha lengser, tapi menolak penggantiannya lewat kudeta. “Kudeta ke-14 tidak akan terjadi karena rakyat pasti keluar dan melawan,” kata pemimpin aksi, P

...

Reporter Gabriel Wahyu Titiyoga - profile - https://majalah.tempo.co/profile/gabriel-wahyu-titiyoga?gabriel-wahyu-titiyoga=163253945440


Kebebasan Berekspresi Ancaman terhadap Demokrasi unjuk rasa Thailand

Internasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.