Ventilator Praktis dari Bandung untuk Membantu Pasien Covid-19 - Inovasi - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Ventilator Bermodel Matematika

Tim pengembang ventilator dari Bandung membuat mesin bantu pernapasan kecil dengan basis pemodelan matematika untuk mengukur akurasi suplai oksigen. Dapat dioperasikan secara otomatis dari panel pengendali yang disetel oleh dokter atau perawat.

i Ventilator Bermodel Matematika/Tempo
Ventilator Bermodel Matematika/Tempo

PENGEMBANG ventilator atau alat bantu pernapasan di masa pandemi akibat virus SARS-CoV-2 alias Covid-19 bertambah. Tim dari PT Asia Rekacipta Manufaktur, Bandung, mengembangkan HooHaa Bridge Ventilator sebagai alat bantu napas untuk pasien dengan gejala Covid-19 kategori rendah hingga menengah. Perangkat itu lolos tes produk dari Balai Pengaman Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan setelah melalui pengujian di Jakarta pada 28 Mei-2 Juni lalu.

Tim pengembang HooHaa Bridge Ventilator merancang alat itu dalam kategori powered emergency ventilator. Mereka menyebut tipe tersebut masih jarang dibuat. Alat itu dapat digunakan untuk membantu menangani masalah pernapasan pasien Covid-19 hingga kategori menengah atau golongan kuning. “Mencegah pasien masuk kategori merah, yang harus dirawat di ruang unit perawatan khusus (ICU),” kata anggota tim, Alvin Tanto, pada Selasa, 16 Juni lalu.

Pembuatan ventilator tersebut berawal dari pembelian resusitator Ambu Bag. Resusitator adalah alat pompa oksigen untuk membantu orang yang mengalami gangguan pernapasan. Alat ini berbentuk seperti tabung air kecil dan dioperasikan secara manual dengan tekanan jari tangan untuk memompa udara.


Pola kerja alat pemompa udara itu diaplikasikan pada ventilator HooHaa dengan memanfaatkan bantuan mesin. Agar bisa mengalirkan volume oksigen secara akurat, Alvin meminta rekannya, Gior Soros, membuat pemodelan matematika. Tujuannya agar ventilator HooHaa bisa dioperasikan secara otomatis lewat panel pengendali yang disetel oleh dokter atau perawat. “Alat kami ini biasa saja, tapi akurat,” tutur Alvin.

Dalam pengujian, kinerja ventilator HooHaa berhasil memenuhi prinsip standar, antara lain pengaturan pernapasan dan pengeluaran udara per menit, rasio waktu pernapasan dan pengeluaran udara, serta tekanan udara yang diharapkan. Dalam pengujian itu diketahui tingkat penyimpangan alat kurang dari 5 persen. Nilai ini jauh di bawah batas toleransi penyimpangan yang sebesar 15 persen.

Ventilator HooHaa bekerja dengan tingkat kebisingan yang rendah, bahkan hampir senyap. Operator ventilator dapat mengawasi kinerja alat tersebut dari jauh melalui jaringan Internet.

Alvin dan koleganya membuat ventilator tersebut dengan kandungan bahan lokal mencapai 85 persen. Adapun sebagian komponen, seperti sensor tekanan dan aliran udara, masih harus diimpor karena tidak diproduksi di Indonesia. Sebagian komponen ventilator dibuat dari metal dan didesain tahan terhadap guncangan.

Tim telah membuat empat purwarupa ventilator dengan biaya mencapai Rp 40 juta hingga bisa menjalani pengujian peralatan. Anggota tim pengembang HooHaa Bridge Ventilator, Hengky Hidayat, mengatakan peralatannya akan menjalani uji klinis yang dilakukan tim dokter, terutama para spesialis anastesi di rumah sakit, sebelum memasuki proses produksi.

Pengujian akan dilakukan di Rumah Sakit Immanuel, Bandung. Setelah HooHaa lolos uji klinis, tim pengembang bisa mengajukan permohonan surat izin edar untuk memproduksi alat kesehatan tersebut. Mereka memproyeksikan produksi hingga 1.000 unit ventilator per bulan.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-09-25 23:36:43

Ventilator Covid-19 Inovasi

Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB