Sistem Pemindai Kontur Tulang Doktor ITS - Inovasi - majalah.tempo.co ‚Äč

Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Citra Tulang dari Gelombang Suara


Pemindaian dengan perangkat ultrasound dipakai untuk membentuk citra kontur tulang. Dapat diaplikasikan untuk bidang antropologi forensik.

Edisi : 14 Maret 2020
i Citra Tulang dari Gelombang Suara
Citra Tulang dari Gelombang Suara
  • Teknologi pemindai ultrasound bisa dipakai untuk membuat citra tulang tiga dimensi.
  • Citra tulang biasanya dibuat dengan bantuan perangkat sinar-X yang berisiko mengeluarkan radiasi.
  • Pemindai gelombang suara lebih aman dan murah dipakai.

DOSEN informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Tita Karlita, mengembangkan fungsi pencitraan di dunia medis menggunakan teknologi gelombang suara (ultrasound). Dia merancang sistem pencitraan ultrasound untuk merekonstruksi kontur luar tulang (bone outer counter) secara tiga dimensi.

Tita mengatakan pencitraan tulang itu menggunakan perangkat ultrasound dua dimensi (2D) konvensional. “Sekumpulan gambar yang dihasilkan kemudian diolah untuk merekonstruksi tulang. Hasilnya adalah rekonstruksi tulang dalam bentuk 3D,” kata Tita pada Selasa, 10 Maret lalu.

Metode ini dibahas dalam disertasi Tita yang dipresentasikannya dalam sidang terbuka promosi doktor di Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, pada 25 Februari lalu. Dia memperkenalkan sistem pencitraan tiga dimensi dengan ultrasound yang dinamai Neuron. 


Menurut Tita, standar terbaik selama ini dalam pencitraan tulang adalah computerized tomography (CT). Meski demikian, metode yang menggunakan bantuan sinar-X tersebut memiliki risiko paparan radiasi yang tinggi. Akibatnya, frekuensi penggunaan metode tersebut untuk manusia dibatasi.

Sejauh ini, metode ultrasound belum disarankan untuk pencitraan tulang. Namun, menurut Tita, ultrasound memiliki sejumlah kelebihan, antara lain tidak memancarkan radiasi, banyak terdapat di sejumlah fasilitas kesehatan, dan biayanya lebih murah. Hal ini yang menjadi dasar Tita meneliti lebih jauh manfaat ultrasound dalam program doktoralnya.

Perangkat ultrasound tiga dimensi biasanya terdapat di rumah sakit modern. Cara kerjanya di belakang layar pun hampir sama dengan sistem Neuron. Namun alat ultrasound tiga dimensi hanya melakukan pemindaian dan rekonstruksi tanpa segmentasi.

Adapun Neuron berusaha menghilangkan gangguan-gangguan citra otot atau tendon sehingga target merekonstruksi kontur tulang bisa dicapai. Menurut Tita, metode ini juga berbeda dengan ultrasonography (USG) tiga dimensi yang digunakan untuk memindai organ tubuh. 

Pencitraan kontur tulang tiga dimensi ini bisa diaplikasikan di bidang antropologi forensik. Dalam antropologi, tulang dipakai sebagai salah satu obyek untuk mengidentifikasi individu. Data yang dibutuhkan sangat banyak.

Keterbatasan metode CT dalam pengambilan banyak sampel itulah yang bisa ditutupi oleh pemindaian ultrasound tiga dimensi. “Ultrasound dapat dijadikan alternatif,” ujarnya.

 

 

2020-04-08 20:35:00

Teknologi Forensik Kedokteran ITS

Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.